Terletak di lingkungan Tomtom, Beyoğlu, Retro Palais menempati bangunan bersejarah yang dulunya merupakan hotel Italia. Proyek ini mengambil inspirasi utama dari sebuah pohon magnolia megah di tengah halaman, yang menjadi pusat visual sekaligus sumber ketenangan dan keindahan alami. Keberadaan pohon ini tidak hanya memperkaya atmosfer, tetapi juga menjadi fondasi konsep desain yang mengedepankan harmoni antara alam dan arsitektur.
Yasmin Aryas berhasil memadukan dua era berbeda dalam satu ruang: semangat masa lalu dan kepraktisan desain kontemporer. Dengan tetap mempertahankan esensi historis bangunan, proyek ini memperkenalkan garis-garis bersih, ruang terbuka, serta fitur-fitur inovatif yang mendefinisikan gaya hidup modern. Hasilnya adalah hunian yang menghadirkan keseimbangan antara nostalgia dan gaya masa kini, tanpa kehilangan karakter aslinya.
Keunikan Retro Palais terletak pada kemampuannya menghubungkan masa lalu dan masa kini secara harmonis. Bangunan yang berlokasi di kawasan elit Istanbul ini pernah menjadi saksi sejarah, dikelilingi oleh landmark seperti Istana Venesia dan Istana Prancis. Renovasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian, menjaga detail arsitektur asli sekaligus memperkenalkan elemen-elemen modern seperti partisi kaca, material kayu, marmer, dan besi yang dipadukan dengan palet warna alami—walnut, oak, putih, dan hitam—serta aksen hijau, burgundy, dan krem yang memperkuat nuansa retro.
Setiap sudut rumah dirancang untuk menonjolkan koleksi seni pemiliknya, yang menjadi identitas ruang sekaligus sumber inspirasi visual. Penataan karya seni dilakukan secara cermat, dengan pemilihan material dan warna di sekitarnya yang mendukung kehadiran setiap objek. Ruang utama mengalir menuju halaman, di mana pohon magnolia dan taman hijau menciptakan suasana romantis dan damai, sementara kamar tidur utama di lantai atas menawarkan ketenangan dengan dominasi warna-warna bumi dan sentuhan lembut pada tekstilnya.
Proses realisasi desain ini menghadapi tantangan signifikan, mulai dari perizinan bangunan bersejarah hingga hambatan akibat pandemi. Namun, keunikan lokasi dan kekuatan karakter halaman memastikan proyek tetap setia pada visinya. Penelitian mendalam terkait kebutuhan hunian modern dalam konteks bangunan bersejarah dilakukan melalui analisis denah, pemilihan material, dan wawancara pengguna. Hasilnya, Retro Palais menjadi contoh nyata bagaimana tekstur sejarah dapat berpadu dengan garis modern untuk menciptakan ruang yang efisien sekaligus menyentuh secara emosional.
Retro Palais telah meraih penghargaan Silver A' Design Award 2025 untuk kategori Interior Space, Retail and Exhibition Design, sebuah pengakuan atas keunggulan teknis, artistik, dan inovasi yang dihadirkan. Proyek ini tidak hanya menjadi simbol kemewahan dan kenyamanan, tetapi juga inspirasi bagi upaya pelestarian warisan arsitektur melalui pendekatan desain yang visioner.
Desainer Proyek: Yasmin Aryas
Kredit Gambar: Yasmin Aryas
Anggota Tim Proyek: Yasmin Aryas
Nama Proyek: Retro Palais
Klien Proyek: Yasmin Aryas Interiors