Connecting Sculpture: Transformasi Toko Lingerie dengan Sentuhan Modern

Integrasi Warisan dan Inovasi dalam Desain Ruang Komersial

Proyek renovasi toko lingerie JIALI oleh Kun Yen Lu menghadirkan perpaduan harmonis antara nostalgia dan modernitas, menciptakan ruang yang menghubungkan generasi dan memperkuat identitas merek.

Transformasi ruang komersial kini menjadi kunci dalam membangun daya tarik merek, seperti yang ditunjukkan oleh proyek Connecting Sculpture karya Kun Yen Lu untuk toko lingerie JIALI di Taiwan. Berbekal sejarah lebih dari tiga dekade, JIALI meluncurkan sub-brand ‘Classy’ dan menginginkan tampilan baru yang segar tanpa melupakan akar tradisionalnya. Dengan menghilangkan sekat fisik dan memperluas area display, desain ini menampilkan reinterpretasi elemen retro seperti bata dan lampu neon dengan teknik modern, menghasilkan ruang yang menghubungkan dua generasi sekaligus.

Ciri khas desain ini terletak pada penggunaan warna abu-abu di area display kiri dan kanan, menciptakan atmosfer tenang yang merefleksikan asal-usul industri grosir JIALI. Di tengah, sebuah counter dengan dinding bata menjadi penghubung visual dan fungsional antara dua brand. Material kaca dan cermin melambangkan modernisasi, sementara bata yang dilapisi kaca di area baru menonjolkan sinergi antara warisan dan inovasi. Area display lama memanfaatkan baja galvanis dan lampu neon untuk nuansa nostalgia, sedangkan area baru menampilkan lengkungan skulptural yang merepresentasikan bentuk feminin masa kini.

Proses realisasi desain ini melibatkan berbagai material seperti besi, kaca transparan, baja galvanis, papan bergelombang, pelat logam, cat batu, lampu neon, akrilik, dan bata Spanyol. Penggunaan akrilik secara ekstensif di area brand lama memberikan efek transparansi yang menyeimbangkan warna-warna kuat, sekaligus menjadi garis pembatas visual antara dua area display. Desain hollow pada bata Spanyol di counter dan penggunaan cermin menjadi simbol kemajuan dan integrasi dua brand, memperkuat narasi transformasi ruang.

Renovasi ini mencakup area sekitar 148,7 meter persegi dan merombak toko berusia 25-32 tahun. Sebelumnya, sekat membagi ruang menjadi dua area terpisah. Dengan menghilangkan pembatas, area brand baru terasa sebagai perpanjangan alami dari yang lama. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan pelanggan, tetapi juga menciptakan tata letak unik yang memudahkan pengelolaan perusahaan dan memperkuat pengenalan merek.

Tantangan teknis muncul karena setiap rak display dibuat khusus tanpa template siap pakai. Integrasi lampu neon dengan rangka baja memerlukan pembuatan cetakan dan kolaborasi dengan pabrik akrilik, serta penggunaan teknologi pemotongan laser untuk menjaga estetika tanpa perangkat keras yang terlihat. Di area brand baru, kaca lengkung dan rak display tengah juga dirancang khusus, menambah kompleksitas proyek. Semua upaya ini dilakukan dengan mempertimbangkan jam operasional toko, menuntut dedikasi tinggi dari tim desain.

Kombinasi material yang kontras memperkaya tekstur dan kedalaman ruang. Area display kiri menonjolkan nuansa metalik dingin, sementara sisi kanan menghadirkan warna cokelat susu yang lembut hingga ke ruang ganti, menonjolkan kesan feminin yang selaras dengan produk ramah kulit. Konsistensi elemen desain dan material memastikan transisi mulus antara area lama dan baru, menjadikan ruang ini narator perjalanan JIALI dari masa lalu ke masa depan. Keberhasilan proyek ini diakui dengan penghargaan Bronze A' Design Award 2025, menegaskan kontribusinya dalam meningkatkan kualitas hidup melalui desain inovatif.


Detail dan Kredit Proyek

Desainer Proyek: KUN-YEN LU
Kredit Gambar: Rumo Interior Design
Anggota Tim Proyek: Kun-Yen Lu
Nama Proyek: Connecting Sculpture
Klien Proyek: Rumo Interior Design


Connecting Sculpture IMG #2
Connecting Sculpture IMG #3
Connecting Sculpture IMG #4
Connecting Sculpture IMG #5
Connecting Sculpture IMG #5

Baca Selanjutnya di Desain Cemerlang