Mengusung semangat muda dan kecintaan pada kebebasan serta seni, La Galerie mengubah apartemen berusia 33 tahun menjadi ruang hidup yang menyerupai galeri seni putih. Setiap sudutnya dirancang dengan kurva mengalir, menghadirkan suasana yang tidak konvensional dan penuh ekspresi. Proyek ini menonjolkan lukisan dan furnitur sebagai pusat perhatian, memancarkan jiwa artistik pemiliknya. Palet warna hijau, biru, oranye, dan abu-abu menjadi simbol pergantian musim, menggambarkan perjalanan waktu yang dialami penghuni dan ruang itu sendiri.
Keunikan La Galerie terletak pada kemampuannya membangkitkan nuansa sebuah lukisan hidup. Gelombang hijau berlapis di ruang tamu mengingatkan pada lumut musim semi, sementara lukisan bertema ombak musim panas menghadap jendela besar, mengundang cahaya matahari dan aroma laut. Tata letak yang memanjang memungkinkan cahaya alami mengalir dari kedua ujung apartemen, menerangi area makan dan dapur. Lukisan musim gugur dengan sapuan kuas yang dalam serta dinding lengkung memberikan stabilitas dan mengarahkan pergerakan, sementara karya bertema musim dingin di ruang makan menangkap perubahan cahaya, menyempurnakan narasi empat musim.
Dari sisi teknologi realisasi, proyek ini mengedepankan penggunaan material ramah lingkungan seperti kayu dan logam daur ulang. Jendela aluminium lama dilepas dan didaur ulang demi keamanan struktur. Sentuhan strip logam, batu, dan kain memperkuat nuansa galeri. Lapisan putih yang kaya menjadi latar bagi lukisan-lukisan empat musim yang ditempatkan strategis di foyer, ruang tamu, koridor, dan ruang makan. Area privat mengadopsi nuansa lebih gelap, seperti hijau tua, menyesuaikan preferensi pribadi pemilik.
Apartemen seluas 132 meter persegi ini mengalami renovasi total, dengan seluruh partisi lama dihilangkan dan fungsi ruang didefinisikan ulang secara artistik. Tidak seperti tata letak konvensional, area ruang tamu dan makan dipisahkan untuk menyesuaikan gaya hidup penghuni. Tantangan utama berasal dari keterbatasan struktur bangunan lama dan kebutuhan akan dua kamar tidur utama yang fleksibel, mengingat jadwal kerja penghuni yang berbeda. Solusi inovatif ini memungkinkan penggunaan ruang yang efisien tanpa mengorbankan integritas struktur maupun prinsip feng shui.
Penelitian desain mendalam dilakukan dengan mengadopsi prinsip feng shui dan konsep galeri putih, memastikan aliran ruang yang terbuka dan harmonis. Koridor melengkung menciptakan pergerakan alami, sementara pencahayaan terfokus menyoroti lukisan-lukisan bertema musim. Penyimpanan tersembunyi dan tata ruang terang menambah kesan sederhana namun fungsional. Hasilnya, hunian ini tidak hanya estetis, tetapi juga sangat nyaman dan selaras dengan gaya hidup bebas penghuni.
Penghargaan Iron A' Design Award 2025 yang diraih La Galerie menegaskan keberhasilan proyek ini dalam mengintegrasikan praktik terbaik industri, inovasi, dan kenyamanan. Hunian ini membuktikan bahwa apartemen lama dapat dihidupkan kembali menjadi ruang yang inspiratif, di mana seni, desain, dan teknologi berpadu menciptakan pengalaman hidup yang penuh makna dan keindahan.
Desainer Proyek: C. J. House Design
Kredit Gambar: C. J. House Design
Anggota Tim Proyek: LIAO CHENG, LIAO JUNG
Nama Proyek: La Galerie
Klien Proyek: C. J. House Design