Terletak di tepi hutan Ubud yang menenangkan, Bumi Kinar muncul sebagai oase arsitektur yang mengutamakan harmoni antara desain modern dan keindahan alam tropis Bali. Terinspirasi dari lekuk lembut daun teratai—simbol pemurnian dan pembaruan—resor ini menawarkan delapan vila satu kamar, dua suite eksklusif, dan sebuah clubhouse megah yang menyatu dengan lanskap tebing dan aliran Sungai Petanu. Setiap elemen arsitektur dirancang untuk menghadirkan ketenangan, menjadikan Bumi Kinar sebagai destinasi retreat dan penyembuhan yang unik di kawasan Ubud.
Keunikan Bumi Kinar terletak pada pendekatan desain yang mengutamakan keberlanjutan dan integrasi dengan lingkungan. Struktur bangunan didirikan di atas lahan miring tanpa merusak ekosistem, dengan ramp terapung sepanjang 600 meter yang berfungsi ganda sebagai lintasan jogging dan dek observasi. Material seperti batu lava berpori dan atap hijau digunakan untuk memberikan insulasi alami, menjaga suhu tetap sejuk di bawah terik matahari tropis. Pohon-pohon tua tetap dipertahankan, sementara elemen hijau baru ditambahkan untuk memperkuat simbiosis dengan alam sekitar.
Perjalanan para tamu dimulai dari beranda utama Bumi Sekembang, di mana dinding melengkung mengarahkan langkah menuju foyer galeri Bumi Kinar. Di sini, suasana tropis dan karya seni lokal menyambut setiap pengunjung, menciptakan ruang interaksi dan inspirasi. Galeri Bale Banyu dan BuKi Gallery tidak hanya menjadi tempat bersantai, tetapi juga pusat pameran seni dan kreativitas, mempertemukan tamu dari berbagai latar belakang dalam suasana yang penuh kehangatan.
Pusat utama bangunan menampilkan kolam refleksi elips terbuka yang memantulkan kehijauan hutan dan menghadirkan pemandangan Gunung Agung di kejauhan. Area makan dan lounge berbentuk bulan sabit menghadap kolam infinity serta hutan lebat, menawarkan pengalaman bersantap dan relaksasi yang tak terlupakan. Spa yang terletak di antara tebing dan hutan mengundang tamu untuk menikmati sesi penyembuhan dan meditasi dalam suasana alami yang menenangkan.
Bumi Kinar juga menonjolkan warisan budaya Bali melalui perpaduan desain tradisional dan sentuhan kontemporer. Patung-patung yang terinspirasi dari kisah Hindu dan elemen arsitektur yang telah diwariskan selama tiga generasi memperkaya narasi visual resor ini. Setiap lekuk dan sudut bangunan menjadi bagian dari puisi arsitektur yang merayakan keindahan, spiritualitas, dan inovasi.
Sebagai pemenang Bronze A' Architecture, Building and Structure Design Award 2025, Bumi Kinar membuktikan bahwa desain yang cerdas dan berkelanjutan dapat meningkatkan kualitas hidup sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Resor ini bukan sekadar tempat beristirahat, melainkan destinasi yang mengajak setiap tamu untuk meresapi makna keindahan, ketenangan, dan harmoni di tengah alam Bali yang magis.
Desainer Proyek: Tonny Wirawan Suriadjaja
Kredit Gambar: Photographer: Mario Wibowo
Anggota Tim Proyek: Tonny Wirawan Suriadjaja
Nama Proyek: Bumi Kinar
Klien Proyek: TWS and Partners