Kehadiran mainan berlebih kerap kali menimbulkan kekacauan, stimulasi berlebihan, dan minat yang cepat pudar pada anak. Melalui pengamatan mendalam terhadap perilaku anak-anak yang lebih tertarik pada benda-benda sederhana dan terbuka, Huiying Fu merancang B Is For Ball sebagai jawaban atas kebutuhan mainan yang esensial, aman, dan multifungsi. Mainan ini tidak hanya membawa kembali esensi masa kecil, tetapi juga mengajak anak untuk bereksplorasi, memecahkan masalah, dan bermain secara bermakna.
B Is For Ball menonjol berkat struktur multifungsi yang dapat beradaptasi dengan tahapan perkembangan anak. Terbuat dari silikon food grade 100%, mainan ini memiliki tutup berbobot yang dapat dilepas dan badan berbentuk jamur berlubang, memungkinkan berbagai fungsi: mulai dari teether, roly poly, alat susun, hingga mainan air. Desainnya yang higienis memastikan tidak ada air yang terperangkap, sehingga mencegah pertumbuhan jamur. Keunggulan ini menjadikan B Is For Ball sebagai mainan yang mendukung pengembangan motorik, pembelajaran STEM, dan eksplorasi sensorik sejak dini.
Teknologi realisasi B Is For Ball menggunakan silikon dengan tingkat kekerasan tunggal dan ketebalan dinding yang bervariasi untuk mencapai kelembutan dan daya tahan optimal. Sistem dua bagian—badan berlubang dan tutup berbobot—dilengkapi mekanisme pengunci paten yang memastikan keamanan serta ketahanan terhadap tekanan air. Struktur ini dirancang agar mudah dibersihkan dan dikeringkan, menjawab masalah klasik mainan air yang sering menjadi sarang jamur.
Fleksibilitas penggunaan menjadi keunggulan utama. Untuk bayi, mainan ini berfungsi sebagai teether yang menenangkan, memperkuat genggaman, dan melatih koordinasi mata-tangan. Seiring pertumbuhan, anak dapat menggunakannya untuk bermain air, menyusun, menggulingkan, hingga melempar guna melatih motorik kasar. Anak yang lebih besar dapat memanfaatkannya untuk bermain peran, eksperimen sains, hingga sebagai alat sensorik seperti botol aroma. Sederhana namun kaya fungsi, B Is For Ball mendukung pembelajaran yang dipimpin rasa ingin tahu anak.
Riset mendalam menjadi fondasi desain ini. Berdasarkan observasi harian terhadap dua anak usia 9 bulan hingga 3 tahun dengan pendekatan mainan terbuka dan minim, ditemukan bahwa pengurangan jumlah mainan meningkatkan fokus, kemandirian, dan kreativitas anak, sekaligus menurunkan stres orang tua. Studi tambahan mengenai risiko jamur pada mainan air turut mendorong desain yang mudah dibersihkan dan tahan lama. Hasilnya, B Is For Ball tidak hanya memenuhi kebutuhan perkembangan anak, tetapi juga memberikan ketenangan bagi orang tua.
Keberhasilan B Is For Ball diakui secara internasional dengan diraihnya Bronze A' Design Award 2025 untuk kategori Mainan, Permainan, dan Produk Hobi. Penghargaan ini menegaskan kontribusi desain ini dalam meningkatkan kualitas hidup melalui inovasi yang menggabungkan seni, sains, dan teknologi. B Is For Ball menjadi bukti bahwa kesederhanaan, jika dirancang dengan cermat, mampu menghadirkan pengalaman bermain yang bermakna dan abadi bagi generasi masa depan.
Desainer Proyek: Huiying (Stephanie) Fu
Kredit Gambar: Image Main, #3, 4, Arko Studio, 2023.
Image #1,2, Lily Glass, 2023.
Anggota Tim Proyek: Huiying (Stephanie) Fu
Nama Proyek: B Is For Ball
Klien Proyek: Biggest Little