Dalam proses renovasi rumah, visualisasi hasil akhir sering kali menjadi tantangan utama. ARID hadir sebagai jawaban atas kebutuhan ini dengan memanfaatkan teknologi AR dan VR, memungkinkan pengguna untuk melihat langsung perubahan desain pada ruang nyata. Tidak hanya sekadar mengganti warna cat atau motif ubin, aplikasi ini juga mengintegrasikan pencahayaan alami dan elemen fisik ruangan, sehingga pengguna dapat mengambil keputusan desain yang lebih tepat tanpa harus mengandalkan sampel fisik yang terbatas.
Keunggulan utama ARID terletak pada kemampuannya menciptakan pengalaman imersif yang melampaui batas layar dua dimensi. Dengan menggunakan headset AR/VR, pengguna dapat menyesuaikan dinding, mengeksplorasi berbagai material, serta menata furnitur virtual hanya dengan gerakan tangan intuitif. Integrasi penuh dengan ruang fisik membuat proses desain terasa alami dan interaktif, mengurangi stres serta kebingungan yang sering muncul dalam proses renovasi tradisional.
Secara teknis, ARID dikembangkan di atas platform Unity dan memanfaatkan Mixed Reality Utility Kit dari Meta serta perangkat Quest 3. Sistem ini terdiri dari empat komponen utama: pemindaian ruangan untuk mendapatkan anchor spasial, pembuatan dinding virtual, antarmuka berbasis gestur tangan untuk mengganti material, dan fitur penambahan furnitur virtual. Mode passthrough kamera OVR memungkinkan material transparan menampilkan ruang fisik di balik objek virtual, menciptakan integrasi visual yang mulus.
Penelitian yang melandasi ARID menyoroti evolusi metode desain arsitektur, dari model fisik dan CAD hingga aplikasi AR berbasis ponsel. Namun, aplikasi AR konvensional masih terbatas oleh ukuran layar dan kurang mampu menampilkan perubahan material secara realistis. ARID mengatasi kekurangan ini dengan menggabungkan keunggulan VR dan AR, khususnya dalam konteks renovasi kamar mandi, sehingga pengguna dapat menyesuaikan material dan warna secara langsung di lingkungan nyata.
Keakuratan pengukuran dimensi ruangan menjadi salah satu tantangan teknis yang berhasil diatasi ARID. Sistem ini secara otomatis menghitung ukuran dinding dan dimensi ubin, memastikan pemasangan virtual yang presisi tanpa distorsi. Integrasi pencahayaan alami juga memungkinkan pengguna melihat efek material di berbagai kondisi cahaya, memberikan keunggulan signifikan dibandingkan metode CAD tradisional. Inovasi ini telah diakui secara internasional dengan diraihnya Bronze A' Design Award 2025 dalam kategori Interface, Interaction and User Experience Design.
ARID membuktikan bahwa teknologi dapat menjadi katalisator utama dalam menciptakan pengalaman desain interior yang lebih intuitif, efisien, dan memuaskan. Dengan pendekatan yang mengedepankan integrasi antara dunia nyata dan virtual, aplikasi ini membuka peluang baru bagi para profesional maupun pemilik rumah dalam mewujudkan ruang impian secara lebih mudah dan akurat.
Desainer Proyek: Yu-Chun Huang
Kredit Gambar: Yu-Chun Huang
Anggota Tim Proyek: Jiayi Xu
Zhoucai Ni
Nama Proyek: Augmented Reality Interior Design
Klien Proyek: Y. C. Huang Design