Terinspirasi dari keunikan robatayaki—metode memasak Jepang yang menonjolkan interaksi antara chef dan pengunjung—Takumi hadir sebagai destinasi kuliner yang mengedepankan pengalaman multisensori. Tidak sekadar menghadirkan elemen klasik Jepang, Yu Ting Liu dan Ling Ling Xiao dari NI Space Design memilih pendekatan baru: menggabungkan tata ruang teatrikal dengan area makan semi-terbuka, menciptakan privasi sekaligus daya tarik visual yang kuat. Hasilnya, Takumi menjadi simbol inovasi desain restoran di tengah pesatnya perkembangan gaya hidup urban Shanghai.
Keunikan utama Takumi terletak pada reinterpretasi konsep robatayaki secara arsitektural. Alih-alih mengandalkan garis lurus dan palet warna lembut khas Jepang, desain ini menonjolkan lengkungan dinamis dan langit-langit tinggi yang menghadirkan nuansa panggung pertunjukan. Area bar robatayaki menjadi pusat perhatian, sementara kursi-kursi tersusun bertingkat layaknya auditorium, memungkinkan setiap tamu menikmati aksi memasak sang chef secara langsung. Dinding kaca bata dan permainan cahaya menciptakan ilusi ruang, memperkuat atmosfer dramatis yang membedakan Takumi dari restoran sejenis.
Material seperti jaring logam, mozaik, kaca bata, dan lantai teraso dipilih untuk menonjolkan transparansi dan nuansa kontemporer. Warna oranye-merah mendominasi, membangkitkan kehangatan api yang menjadi inti robatayaki, sementara aksen abu-abu memberikan keseimbangan visual. Setiap detail, mulai dari area tunggu dengan instalasi washi paper berapi hingga bilik VIP yang mewah, dirancang untuk menghadirkan pengalaman visual sekaligus fungsional. Dengan luas 264,4 meter persegi, setiap sudut Takumi menawarkan pemandangan optimal ke area chef’s counter, memperkuat konsep keterbukaan dan interaksi.
Dampak renovasi Takumi terasa nyata dalam peningkatan citra merek dan daya tarik pengunjung. Data menunjukkan adanya lonjakan pengeluaran per pelanggan pasca pembukaan kembali, menandakan keberhasilan strategi reposisi pasar dan desain interior yang menyasar segmen premium. Kombinasi antara kuliner khas dan desain ruang yang impresif memperkuat posisi Takumi sebagai destinasi kuliner unggulan di Shanghai, sekaligus menarik basis pelanggan baru yang loyal.
Proses desain Takumi tidak lepas dari tantangan, terutama terkait pemilihan material dan standar konstruksi lokal. Adaptasi kreatif terhadap keterbatasan bahan di Shanghai membuktikan fleksibilitas dan inovasi tim desain. Hasil akhirnya adalah ruang makan yang tidak hanya memenuhi standar estetika tinggi, tetapi juga fungsional dan relevan dengan tren gaya hidup masa kini. Penghargaan Silver A' Design Award 2025 yang diraih Takumi menjadi bukti pengakuan internasional atas keunggulan teknis dan artistik proyek ini.
Takumi menandai babak baru dalam desain restoran di Asia, di mana tradisi dan modernitas berpadu harmonis. Setiap kunjungan ke Takumi bukan sekadar makan malam, melainkan sebuah pertunjukan yang membangkitkan semua indera, mempertegas posisi Shanghai sebagai pusat inovasi kuliner dan desain global.
Desainer Proyek: NI Space Design
Kredit Gambar: NI Space Design
Anggota Tim Proyek: Yu-Ting Liu, Ling-Ling Xiao
Nama Proyek: Takumi
Klien Proyek: NI Space Design