Black Moon: Jam Astronomi dengan Meteor Bulan Asli

Inovasi horologi memadukan seni, teknologi, dan keindahan luar angkasa

Black Moon dari Les Ateliers Louis Moinet menandai terobosan baru dalam dunia jam tangan mewah, menghadirkan komplikasi bulan astronomi dengan fragmen meteor bulan asli yang belum pernah ada sebelumnya.

Jam tangan Black Moon karya Jean Marie Schaller, Creative Director Les Ateliers Louis Moinet, merupakan perwujudan visi inovatif yang menggabungkan keahlian horologi tinggi dengan pesona luar angkasa. Terinspirasi oleh kecintaan Louis Moinet terhadap astronomi dan koleksi meteor bulan langka, Black Moon menghadirkan tampilan fase bulan yang benar-benar baru dalam dunia jam tangan. Dengan menampilkan dua fragmen meteor bulan—Dhofar 457 yang gelap dan Gadamis 005 yang terang—jam ini tidak hanya menjadi penanda waktu, tetapi juga karya seni yang membawa potongan sejarah kosmik ke pergelangan tangan.

Keunikan Black Moon terletak pada mekanisme komplikasi bulan astronomi yang sangat presisi, menggunakan roda gigi 135 gigi yang hanya menyimpang satu hari setiap 122 tahun. Pada cakram tengah yang sedikit cembung, dua meteor bulan asli ditempatkan untuk merepresentasikan fase bulan baru dan purnama. Inovasi ini menegaskan dedikasi Les Ateliers Louis Moinet terhadap perpaduan antara sains, seni, dan teknologi dalam satu karya luar biasa.

Proses pembuatan Black Moon melibatkan kolaborasi dengan pemburu meteor dan pengrajin ahli untuk mendapatkan dan membentuk fragmen meteor bulan secara presisi. Cakram bulan ditempatkan di tengah dial berlapis aventurine, menciptakan efek kedalaman dan misteri yang memukau. Indeks mengambang dan kristal safir cembung menambah dimensi visual, sementara case titanium grade 5 yang dipoles dan disatinasi memastikan kekuatan sekaligus ringan—hanya seberat 18 gram.

Fitur interaktif Black Moon memperkaya pengalaman pengguna. Indeks berbingkai merah di posisi pukul tiga menunjukkan fase bulan saat ini, sementara subdial detik di pukul sembilan menampilkan jarum berbentuk kompas yang inovatif. Jarum panjang menghitung 30 detik pertama, sedangkan jarum pendek untuk 30 detik berikutnya. Keberadaan jarum dan indeks berluminesensi memastikan keterbacaan optimal di malam hari, menegaskan fungsionalitas sekaligus estetika modern.

Proyek Black Moon memerlukan riset mendalam selama dua tahun di Swiss, melibatkan pengembangan mekanisme baru dan pencarian material langka. Tantangan terbesar adalah menyajikan komplikasi bulan dengan garis desain bersih dan modern, tanpa mengorbankan kompleksitas teknis. Hasilnya adalah jam tangan edisi terbatas—hanya 60 buah—yang memadukan inovasi, keindahan, dan presisi, serta telah meraih Platinum A' Design Award 2025 sebagai pengakuan atas keunggulan dan kontribusinya pada dunia desain horologi.

Black Moon membuktikan bahwa jam tangan dapat melampaui fungsi konvensional, menjadi medium ekspresi seni, teknologi, dan warisan astronomi. Karya ini menginspirasi dunia desain untuk terus mengeksplorasi batas-batas kreativitas, menghadirkan inovasi yang tidak hanya memukau secara visual, tetapi juga memperkaya makna dan pengalaman hidup para penggunanya.


Detail dan Kredit Proyek

Desainer Proyek: Les Ateliers Louis Moinet
Kredit Gambar: Les Ateliers Louis Moinet
Anggota Tim Proyek: Les Ateliers Louis Moinet
Nama Proyek: Black Moon
Klien Proyek: Les Ateliers Louis Moinet


Black Moon IMG #2
Black Moon IMG #3
Black Moon IMG #4
Black Moon IMG #5
Black Moon IMG #5

Baca Selanjutnya di Desain Cemerlang