Pacific Aquarium, sebagai akuarium terbesar di California Selatan, baru saja meluncurkan identitas visual baru yang menandai era baru dalam peranannya sebagai jendela menuju dunia laut. Rebranding ini tidak hanya menyederhanakan nama menjadi “The Pacific Aquarium,” tetapi juga memperkenalkan sistem identitas visual yang lebih mudah dikenali dan diingat. Dengan mengadopsi bentuk-bentuk cair dan tipografi khusus, desain ini mencerminkan dinamika dan inklusivitas lautan, sekaligus memperkuat misi akuarium dalam edukasi dan konservasi.
Konsep utama dari identitas baru ini adalah menghadirkan akuarium sebagai “jendela” yang menghubungkan pengunjung dengan keanekaragaman hayati Samudra Pasifik. Desain yang terbuka dan adaptif mengundang audiens untuk mengeksplorasi kehidupan laut, mempertegas peran Pacific Aquarium sebagai gerbang pembelajaran yang mudah diakses oleh semua kalangan. Menurut Mikayla Gao, inspirasi desain ini berasal dari fluiditas lautan yang diterjemahkan ke dalam bentuk modular dan tipografi generatif, menciptakan simbol-simbol yang menyoroti urgensi pelestarian laut.
Penerapan teknologi desain generatif menjadi salah satu keunikan utama proyek ini. Tipografi eksibisi dikembangkan dengan teknik generatif untuk menghasilkan visual yang dinamis dan relevan dengan isu konservasi. Identitas baru ini diaplikasikan secara konsisten di seluruh media, mulai dari aset digital berskala kecil hingga instalasi fisik berskala besar, memastikan kohesi visual di setiap titik interaksi pengunjung. Sistem kartu anggota yang dapat dikustomisasi juga memperkaya pengalaman dan keterlibatan pengunjung.
Identitas visual baru Pacific Aquarium diterapkan di berbagai touchpoint fisik dan digital, termasuk poster, signage, website, hingga perlengkapan administrasi. Pengalaman pengguna yang lancar dan aksesibel menjadi prioritas utama, didukung oleh alat generatif yang memungkinkan anggota mendesain kartu keanggotaan sesuai preferensi. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan daya ingat merek, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara akuarium dan komunitasnya.
Proses desain yang berlangsung selama 14 minggu di ArtCenter College of Design, Pasadena, melibatkan riset mendalam terhadap branding akuarium dan organisasi konservasi lain. Analisis terhadap data visual, umpan balik pengguna, dan metrik keterlibatan publik menjadi dasar pengembangan identitas yang lebih adaptif dan efektif. Tantangan terbesar terletak pada penciptaan sistem visual yang modern dan kohesif tanpa mengorbankan nilai edukasi dan konservasi yang menjadi inti Pacific Aquarium.
Keberhasilan rebranding ini diakui secara internasional dengan diraihnya Iron A' Design Award 2025 dalam kategori Desain Komunikasi Visual. Penghargaan ini menegaskan bahwa Pacific Aquarium kini tidak hanya menjadi pusat edukasi dan konservasi laut, tetapi juga pionir dalam inovasi desain identitas institusional. Transformasi ini diharapkan dapat menginspirasi lembaga serupa untuk terus berinovasi dalam menghubungkan masyarakat dengan isu-isu lingkungan melalui desain yang inklusif dan berdampak.
Desainer Proyek: Mikayla Gao
Kredit Gambar: Image #5: Should Wang, Tainan Art Museum, 2019, Unsplash.
Anggota Tim Proyek: Mikayla Gao
Nama Proyek: Pacific Aquarium
Klien Proyek: Mikayla Gao