Terletak di kawasan administratif dan budaya yang dinamis, Urban Clouds menonjol sebagai hunian kongregasi yang mengedepankan kualitas hidup tinggi dan karakter budaya yang kuat. Proyek ini dirancang untuk menyatu dengan lingkungan hijau yang luas, menawarkan suasana elegan namun tetap fungsional. Melalui pendekatan arsitektur modern yang berpadu dengan warisan budaya, Urban Clouds menghadirkan citra bangunan yang megah namun tidak mencolok, sekaligus memperkuat identitas kawasan.
Keunikan utama Urban Clouds terletak pada desain atapnya yang terinspirasi dari keindahan awan yang melayang. Dengan metode parametrik, bentuk tiga dimensi awan diolah menjadi struktur dua dimensi, menghasilkan efek visual yang berubah-ubah sepanjang hari. Fasad bangunan memanfaatkan sistem balok dan kolom yang kompleks, menciptakan tampilan arsitektur modern yang halus. Di lobi lantai pertama, instalasi seni dari unit logam di langit-langit memvisualisasikan aliran angin, memperkuat koneksi dengan alam dan memberikan atmosfer tenang di tengah hiruk-pikuk kota.
Material yang dipilih menonjolkan kesan mewah dan terang. Penggunaan marmer abu-abu beige dengan urat halus memberikan nuansa hangat dan lembut, menyerupai lapisan awan. Dinding luar dilapisi ubin kaca berkilau berukuran kecil, menambah efek berkilauan seperti cahaya bintang. Garis-garis tegas dan kaca transparan mempertegas permainan cahaya dan bayangan, memperindah kontur bangunan serta menciptakan lingkungan hunian yang terang, hangat, dan bertekstur.
Bangunan setinggi 15 lantai ini berdiri di atas lahan seluas 1.078 meter persegi, dengan luas bangunan 756 meter persegi. Desain eksteriornya mengusung konsep megah namun bersahaja, dengan dua massa bangunan di bagian depan dan belakang untuk mengurangi kesan masif dan menambah kedalaman visual. Tata letak interior dirancang untuk alur pergerakan yang lancar serta memenuhi kebutuhan hidup modern, mengedepankan efisiensi dan estetika tanpa mengabaikan regulasi bangunan.
Interaksi antara penghuni dan ruang diwujudkan melalui instalasi seni di lobi yang menghadirkan sensasi angin sepoi dan awan mengambang, menghubungkan bangunan dengan suasana kota. Pada malam hari, pencahayaan yang terkalibrasi menonjolkan fitur arsitektur sekaligus menciptakan atmosfer hangat dan mengundang. Penelitian mendalam terhadap integrasi elemen alam dan desain modern menghasilkan hunian yang tidak hanya menawarkan tempat tinggal, tetapi juga gaya hidup harmonis antara manusia, alam, dan budaya kota.
Urban Clouds telah mengatasi tantangan desain eksterior pertamanya dengan mengadopsi tema alam dan memanfaatkan perangkat digital seperti Grasshopper untuk menerjemahkan bentuk awan dan angin ke dalam arsitektur. Keberhasilan proyek ini diakui secara internasional dengan penghargaan Golden A' Design Award 2025, menegaskan posisinya sebagai karya inovatif yang memperkaya lanskap arsitektur urban dan menginspirasi standar baru dalam hunian perkotaan.
Desainer Proyek: Ya-Yuan Design, Shanghefa Development
Kredit Gambar: OS studio, Rex Chu
Anggota Tim Proyek: Feng-Huang Pan, Anson Chen, Chun-Yao Hu, Jun-Kai Wang
Nama Proyek: Urban Clouds
Klien Proyek: YA-YUAN INTERIOR DESIGN SERVICE CO.