Kebutuhan akan sistem monitoring pengemudi di dalam kendaraan semakin meningkat seiring berkembangnya teknologi berkendara otonom dan fitur keselamatan canggih. Namun, penggunaan kamera konvensional kerap menimbulkan kekhawatiran terkait privasi. Menjawab tantangan ini, Zeyuan Zhang dan Xuechun Tao memperkenalkan Thermal Sense, sebuah antarmuka otomotif berbasis sensor termal yang merevolusi cara pemantauan kabin dilakukan tanpa merekam identitas visual penghuni kendaraan.
Thermal Sense terinspirasi oleh kemajuan teknologi pencitraan termal dan kebutuhan akan solusi monitoring yang tidak mengorbankan privasi. Sistem ini menggantikan kamera tradisional dengan sensor termal beresolusi rendah yang hanya menangkap tanda panas tubuh, sehingga data yang dihasilkan tidak dapat mengidentifikasi individu secara visual. Dengan demikian, privasi tetap terjaga tanpa mengurangi efektivitas deteksi perilaku pengemudi, aktivitas penumpang, maupun keberadaan anak-anak di dalam kabin.
Keunggulan utama Thermal Sense terletak pada kemampuannya mendeteksi kantuk, gangguan, dan keberadaan anak melalui kecerdasan buatan, tanpa risiko kebocoran data pribadi. Sensor termal berukuran ringkas (40mm x 30mm x 20mm) dipasang secara tersembunyi di kaca spion tengah, memberikan cakupan kabin yang luas. Dengan sensitivitas ±0,1°C dan latensi di bawah 100ms, sistem ini mampu memproses data secara real-time menggunakan arsitektur jaringan saraf konvolusional, memastikan respons cepat terhadap potensi bahaya di jalan.
Hasil riset yang melibatkan 50 partisipan menunjukkan bahwa akurasi deteksi perilaku pengemudi menggunakan sensor termal setara dengan kamera konvensional. Namun, Thermal Sense unggul dalam menjaga anonimitas data, sehingga menjadi solusi yang lebih unggul untuk kebutuhan monitoring berbasis privasi. Kolaborasi dengan laboratorium inovasi otomotif terkemuka di Shanghai memperkuat proses pengembangan, mulai dari riset, uji coba, hingga realisasi teknologi.
Tantangan utama dalam pengembangan Thermal Sense adalah ketersediaan sensor termal berkualitas tinggi dengan biaya terjangkau serta kebutuhan pemrosesan data secara real-time. Melalui kerja sama erat dengan produsen perangkat keras dan pakar kecerdasan buatan, tim desain berhasil mengatasi hambatan tersebut dan menghadirkan solusi yang ringan, hemat energi, serta mudah diintegrasikan ke dalam kendaraan modern.
Pengakuan terhadap inovasi ini dibuktikan dengan diraihnya Bronze A' Design Award 2025 untuk kategori Interface, Interaction and User Experience Design. Thermal Sense tidak hanya meningkatkan keselamatan berkendara, tetapi juga menetapkan standar baru dalam perlindungan privasi di era digital, menjadikannya pionir dalam desain antarmuka otomotif masa depan.
Thermal Sense membuktikan bahwa keamanan dan privasi dapat berjalan beriringan dalam inovasi otomotif. Dengan teknologi yang semakin canggih dan kebutuhan masyarakat akan perlindungan data pribadi, solusi seperti ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pengembangan sistem monitoring kendaraan yang lebih manusiawi dan bertanggung jawab di masa mendatang.
Desainer Proyek: Zeyuan Zhang
Kredit Gambar: All Image: Zeyuan Zhang
Anggota Tim Proyek: Lead Designer: Zeyuan Zhang
Lead Designer: Xuechun Tao
Lead Designer: Yangyi Tai
Nama Proyek: Thermal Sense
Klien Proyek: Tick Design Labs (Shanghai)