Dino Stride: Sepatu Adaptif yang Mengubah Hidup Anak

Inovasi sepatu ortotik penuh gaya untuk anak dengan kebutuhan khusus

Dino Stride karya Eric Paskach menghadirkan solusi baru bagi anak-anak dengan kebutuhan ortotik, menggabungkan kenyamanan, fungsi, dan desain yang menyenangkan.

Dunia desain sering kali melupakan kebutuhan unik anak-anak penyandang disabilitas, terutama dalam hal produk ortotik. Banyak produk yang beredar hanyalah versi miniatur dari teknologi dewasa, tanpa mempertimbangkan keinginan dan kebutuhan anak-anak yang sangat berbeda. Dino Stride, sepatu adaptif karya Eric Paskach, hadir sebagai jawaban atas kesenjangan ini dengan menawarkan sepatu ortotik yang tidak hanya fungsional, tetapi juga penuh karakter dan gaya, sehingga anak-anak dapat merasa percaya diri dan diterima.

Menurut data, satu dari 345 anak lahir dengan cerebral palsy, sebuah angka yang menunjukkan kebutuhan besar akan sepatu khusus yang mampu mengakomodasi alat bantu ortotik. Pasar sepatu ortotik selama ini dinilai kurang responsif terhadap kebutuhan pengguna, sehingga sering kali menghasilkan produk yang kurang nyaman dan tidak menarik bagi anak-anak. Dino Stride hadir dengan pendekatan berbeda, mengutamakan kenyamanan, kemudahan penggunaan, dan desain yang menarik agar anak-anak lebih mudah menerima dan menggunakan alat bantu ortotik mereka.

Keunikan Dino Stride terletak pada desainnya yang benar-benar memperhatikan kebutuhan anak-anak pengguna orthosis kaki-tumit (AFO). Sepatu ini dibuat dari bahan mesh rajut yang bernapas untuk mengurangi panas, serta dilengkapi sol dalam yang dalam untuk memberikan ruang dan dukungan bagi alat ortotik tanpa mengorbankan tinggi sepatu anak pada umumnya. Fitur resleting samping memungkinkan bagian depan sepatu terbuka lebar, sehingga memudahkan anak-anak mengenakan dan melepas sepatu meski menggunakan alat ortotik. Detail dinosaurus dan motif kamuflase menambah sentuhan menyenangkan, membantu meningkatkan rasa percaya diri dan penerimaan diri anak.

Proses desain Dino Stride didasarkan pada riset mendalam, termasuk survei dan wawancara dengan pengasuh anak pengguna ortotik, simulasi peran, serta studi literatur terkait gaya berjalan, ortotik, dan sepatu khusus. Hasil riset menunjukkan bahwa masalah utama yang dihadapi adalah gaya, ukuran, dan lebar sepatu yang kurang sesuai. Dengan mengutamakan empati dan keterlibatan langsung, Eric Paskach memastikan setiap aspek desain benar-benar menjawab kebutuhan nyata anak-anak pengguna ortotik.

Tantangan terbesar dalam pengembangan Dino Stride adalah menciptakan bentuk sepatu yang mampu mengakomodasi alat ortotik tanpa mengorbankan tampilan khas sepatu anak-anak. Melalui berbagai iterasi desain, akhirnya tercipta sepatu yang tidak hanya nyaman dan fungsional, tetapi juga stylish dan menyenangkan untuk digunakan. Dino Stride membuktikan bahwa desain inklusif dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan anak-anak, membantu mereka menjalani rehabilitasi dengan lebih percaya diri dan bahagia.

Dino Stride telah diakui secara internasional dengan meraih Iron A' Social Design Award 2025, sebuah penghargaan bergengsi yang menyoroti inovasi dan kontribusi positif bagi masyarakat. Sepatu ini tidak hanya menjadi solusi teknis, tetapi juga simbol perubahan paradigma dalam desain produk anak berkebutuhan khusus. Dengan mengedepankan empati, fungsi, dan estetika, Dino Stride membuka jalan bagi masa depan yang lebih inklusif dan penuh harapan bagi anak-anak penyandang disabilitas.


Detail dan Kredit Proyek

Desainer Proyek: Eric Paskach
Kredit Gambar: Image #5: Photographer Bjorn Iverson, 2024
Anggota Tim Proyek: Eric Paskach
Nama Proyek: Dino Stride
Klien Proyek: Iowa State University of Science and Technology


Dino Stride IMG #2
Dino Stride IMG #3
Dino Stride IMG #4
Dino Stride IMG #5
Dino Stride IMG #5

Baca Selanjutnya di Desain Cemerlang