Terinspirasi dari gerakan Bauhaus yang terkenal akan perpaduan antara fungsi dan ekspresi artistik, Artalex Et 101 menonjol melalui penggunaan bentuk geometris dan garis bersih. Desain ini menampilkan tata letak tersegmentasi dengan garis-garis yang saling berpotongan, menciptakan estetika modern yang seimbang dan terstruktur. Pengaruh minimalisme semakin mempertegas kejelasan dan keanggunan, sementara tipografi huruf kecil seluruhnya menambah kesan kontemporer dan ramah. Integrasi indikator target langkah kaki secara halus menjadi bagian dari kerangka desain, menyatukan aspek kesehatan dengan prinsip desain yang abadi.
Keunikan Artalex Et 101 terletak pada kombinasi elemen desain yang cermat dan fitur yang berorientasi pada pengguna. Font huruf kecil tidak hanya meningkatkan keterbacaan, tetapi juga memberikan nuansa modern yang bersahabat. Cincin progres kecil di atas jumlah langkah kaki berfungsi sebagai indikator visual pencapaian target harian, mendorong gaya hidup sehat secara elegan. Struktur berbasis grid yang bersih mengorganisasi data penting seperti waktu, tanggal, cuaca, dan jumlah langkah ke dalam bagian-bagian yang mudah dipahami, menjadikan antarmuka ini intuitif dan efisien.
Proses realisasi desain dilakukan melalui platform Facer.io, yang memungkinkan desainer untuk mewujudkan ide secara digital dan langsung mempublikasikannya. Pengguna dapat menyinkronkan desain ini ke smartwatch mereka melalui aplikasi Facer, memastikan kemudahan akses dan kompatibilitas dengan berbagai perangkat, baik berbentuk bulat maupun persegi. Spesifikasi teknisnya meliputi resolusi 512 x 512 piksel untuk jam tangan Android dan 400 x 400 piksel untuk Samsung, menyesuaikan dengan standar industri smartwatch saat ini.
Penelitian mendalam menjadi fondasi utama dalam pengembangan Artalex Et 101. Studi kualitatif dan observasional dilakukan untuk mengintegrasikan prinsip Bauhaus ke dalam antarmuka smartwatch yang fungsional dan menarik secara visual. Melalui survei pengguna, diskusi kelompok, dan uji coba prototipe, ditemukan bahwa pengguna sangat menghargai tata letak yang jelas, font yang mudah dibaca, serta indikator visual yang menarik untuk pelacakan kebugaran. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa desain yang menggabungkan estetika klasik dengan kebutuhan modern dapat meningkatkan interaksi dan produktivitas sehari-hari.
Salah satu tantangan utama dalam pengembangan desain ini adalah memastikan harmonisasi antara font dan tata letak grid tanpa mengorbankan fungsi maupun estetika. Melalui eksplorasi dan penyempurnaan berulang, tercapai keseimbangan antara bentuk dan struktur yang memuaskan. Keberhasilan ini diakui secara internasional dengan diraihnya Iron A' Design Award 2025 dalam kategori Interface, Interaction and User Experience, menandakan pencapaian dalam inovasi desain yang memenuhi standar profesional dan industri.
Artalex Et 101 tidak hanya memperkaya lanskap desain smartwatch, tetapi juga menjadi contoh bagaimana prinsip-prinsip desain klasik dapat diadaptasi untuk memenuhi tuntutan gaya hidup modern. Dengan perpaduan antara keindahan visual dan kemudahan penggunaan, desain ini menginspirasi transformasi digital yang lebih humanis dan berkelanjutan.
Desainer Proyek: Pan Yong
Kredit Gambar: Image #1: Photographer Pan Yong, Main image, 2025.
Image #2: Photographer Pan Yong, Single shot, 2025.
Image #3: Photographer Pan Yong, Single shot, 2025.
Image #4: Photographer Pan Yong, Single shot, 2025.
Image #5: Photographer Pan Yong, Single shot, 2025.
Anggota Tim Proyek: Pan Yong
Nama Proyek: Artalex ET 101
Klien Proyek: Artalex