Cobble: Speaker Bluetooth yang Menghadirkan Mindfulness Tanpa Disadari

Interaksi unik dan desain terinspirasi permainan Go untuk ketenangan modern

Cobble, karya Eric Wu, menawarkan pengalaman audio yang melampaui fungsi speaker biasa dengan menggabungkan elemen mindfulness ke dalam desain interaktifnya. Produk ini menantang pendekatan konvensional terhadap mindfulness, menghadirkan ketenangan melalui aktivitas sederhana yang terinspirasi dari permainan papan klasik Asia, Go.

Di tengah maraknya aplikasi meditasi dan sesi mindfulness korporat, Cobble hadir sebagai alternatif yang menyegarkan. Eric Wu terinspirasi oleh permainan Go, di mana penempatan batu di papan menjadi aktivitas yang menenangkan dan penuh konsentrasi. Cobble mengadopsi filosofi ini dengan menghadirkan antarmuka interaktif berupa empat pasak magnetik yang dapat ditempatkan dalam berbagai pola di permukaan speaker. Setiap pola tertentu akan mengaktifkan profil suara yang telah disimpan, seperti loop suara alam atau white noise, memberikan momen ketenangan tanpa harus mengikuti ritual mindfulness formal.

Keunikan Cobble terletak pada konsep “mindfulness tanpa disadari.” Studi menunjukkan bahwa konsentrasi pada tindakan sederhana dapat memberikan jeda dan ketenangan sejenak. Dengan menempatkan pasak, pengguna menikmati sensasi serupa dengan menata batu dalam permainan Go, menghadirkan pengalaman meditatif yang alami di tengah rutinitas harian. Fitur ini membedakan Cobble dari speaker Bluetooth konvensional, sekaligus memperkaya interaksi pengguna dengan sentuhan playful dan personal.

Dari segi realisasi, Cobble dibangun menggunakan casing kayu dengan konstruksi empat panel, serta panel akrilik sand-blasted untuk mendistribusikan cahaya dari strip LED secara lembut. Prototipe awal mengandalkan Arduino Nano sebagai panel kontrol, namun untuk produksi massal akan digunakan chip yang lebih efisien. Sistem deteksi pasak menggunakan sensor efek Hall berbasis magnet, dipilih setelah serangkaian eksperimen karena keandalannya dalam mendeteksi posisi pasak secara presisi.

Dimensi Cobble yang kompak—7 1/2 inci lebar, 7 5/16 inci dalam, dan 2 inci tinggi—dirancang khusus agar sesuai sebagai speaker rak buku tanpa mengorbankan ruang interaksi. Penelitian pengguna yang dilakukan di ruang kerja bersama membantu menentukan ukuran, jumlah baris dan kolom, serta jarak antar pasak yang paling nyaman dan menarik. Tantangan utama dalam pengembangan adalah menemukan keseimbangan antara luas permukaan yang cukup untuk interaksi dan footprint yang tetap ringkas, agar tidak mengganggu fungsi utama sebagai speaker rak buku.

Cobble tidak hanya berfungsi sebagai speaker Bluetooth yang dapat terhubung ke perangkat apa pun, tetapi juga memungkinkan pengguna menyimpan dan mengaktifkan berbagai profil suara melalui aplikasi seluler. Interaksi dengan pasak magnetik memberikan pengalaman multisensori yang memperkaya rutinitas mendengarkan musik atau suara ambient, sekaligus menawarkan jeda reflektif di tengah kesibukan.

Karya Eric Wu ini telah meraih penghargaan Iron dalam A' Digital and Electronic Device Design Award 2025, sebuah pengakuan atas inovasi, praktik terbaik industri, dan kontribusi positifnya terhadap kualitas hidup. Cobble membuktikan bahwa desain fungsional dapat menjadi medium untuk menghadirkan mindfulness secara alami, tanpa perlu label atau ritual khusus.


Detail dan Kredit Proyek

Desainer Proyek: Eric Wu
Kredit Gambar: Photos: Eric Wu
Anggota Tim Proyek: Eric Wu
Nama Proyek: Cobble
Klien Proyek: EW Design


Cobble IMG #2
Cobble IMG #3
Cobble IMG #4
Cobble IMG #5
Cobble IMG #5

Baca Selanjutnya di Desain Cemerlang