Kesadaran nutrisi yang terbatas dan minimnya pilihan makanan fleksibel kerap menjadi tantangan bagi masyarakat urban yang ingin menerapkan pola makan sehat. Kinmuni hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut dengan mengembangkan antarmuka kalkulator nutrisi yang memungkinkan pelanggan restoran menyesuaikan pesanan sesuai preferensi diet, sekaligus mengakses informasi nutrisi secara detail. Inovasi ini tidak hanya memperkaya pengalaman bersantap, tetapi juga mendorong perubahan gaya hidup yang lebih sehat di tengah masyarakat perkotaan.
Dirancang khusus untuk perangkat iOS dan Android, Kinmuni menawarkan tampilan minimalis yang dioptimalkan untuk layar ponsel dengan dimensi rata-rata 390 x 844 piksel. Antarmuka ini mengutamakan aksesibilitas melalui komponen UI yang dapat diskalakan dan konten dinamis, sehingga mudah digunakan oleh berbagai kalangan. Pengguna dapat menelusuri menu digital, menyesuaikan bahan makanan, serta memantau asupan nutrisi secara real-time sebelum mengirim pesanan langsung ke sistem dapur restoran. Fitur penjadwalan pesanan berulang dan program loyalitas turut memperkuat daya tarik platform ini.
Pengembangan Kinmuni didasarkan pada metodologi UX Google, dimulai dari riset pengguna mendalam, wireframing, hingga prototipe yang diuji secara iteratif. Proses kreatif ini melibatkan analisis kompetitor, pemetaan empati, customer journey mapping, serta metode ideasi Crazy Eights. Studi kelayakan dan usability testing dengan enam partisipan mengungkapkan bahwa kemudahan kustomisasi dan akses data nutrisi menjadi kebutuhan utama pengguna, yang kemudian diakomodasi dalam fitur-fitur utama Kinmuni.
Salah satu keunggulan utama Kinmuni adalah integrasi langsung dengan sistem dapur restoran, yang memungkinkan pesanan kustom diproses secara efisien dan mengurangi antrean panjang. Selain itu, platform ini memberikan edukasi nutrisi yang praktis dan mudah dipahami, membantu pelanggan membuat keputusan makan yang lebih baik. Program loyalitas yang dihadirkan juga terbukti efektif dalam meningkatkan retensi dan kepuasan pelanggan.
Proyek yang berlangsung dari Maret hingga Mei 2023 di Vientiane ini berhasil mengatasi tantangan dalam menyeimbangkan kebutuhan bisnis dan preferensi konsumen yang beragam. Melalui pendekatan desain yang berfokus pada pengguna, Kinmuni mampu menghadirkan solusi inovatif yang relevan dan aplikatif di dunia nyata. Pengakuan atas keunggulan teknis dan kreativitasnya dibuktikan dengan diraihnya Bronze A' Design Award 2025 untuk kategori Interface, Interaction and User Experience Design.
Kinmuni menandai babak baru dalam transformasi layanan makanan berbasis teknologi di Asia Tenggara, memperlihatkan bagaimana desain antarmuka yang intuitif dan berorientasi pada pengguna dapat meningkatkan kualitas hidup sekaligus mendukung gaya hidup sehat. Inisiatif seperti ini diharapkan dapat menginspirasi pelaku industri kuliner dan teknologi untuk terus berinovasi demi masa depan yang lebih baik.
Desainer Proyek: Piyaphon Inthavong
Kredit Gambar: Image #1: Photographer Alesia Kozik, A Person Holding a Vegetarian Dish, 2023.
Image #2: Photographer Brooke Lark, A Platter of Crackers, Strawberries, and Fruit, 2023.
Image #3: Photographer Brooke Lark, Fruits in Plate, 2023.
Image #4: Photographer Brooke Lark, Salad with Guacamole, 2023.
Image #5: Photographer VK Bro, Oyster Dish, 2023.
Image #6: Photographer Qwabi Black, White Plate Topped With A Sandwich And French Fries, 2023.
Image #7: Photographer Mae Mu, Fry Rice With Prawn Dish, 2023.
Image #8: Photographer Ryan Concepcion, Brown Ceramic Bowl on Brown Wooden Table, 2023.
Image #9: Photographer Lum3n, Tomato Pizza, 2023.
Anggota Tim Proyek: Piyaphon Inthavong
Nama Proyek: Kinmuni
Klien Proyek: Piyaphon Inthavong