Feel Ordinary Life: Lilin Aromatik yang Mengubah Kebiasaan Sehari-hari

Transformasi Bumbu Dapur Menjadi Karya Seni Olfaktori yang Memikat

Lilin aromatik karya Chunyang Wang menawarkan pengalaman sensorik baru dengan mengangkat bentuk dan aroma bumbu dapur khas Tiongkok ke dalam desain kontemporer yang elegan.

Lilin aromatik “Feel Ordinary Life” karya Chunyang Wang menghadirkan kejutan melalui interpretasi unik terhadap kebiasaan sehari-hari masyarakat Tiongkok. Terinspirasi dari bumbu dapur seperti jahe, bawang putih, dan daun bawang, koleksi lilin ini menampilkan kontras yang mencolok antara bentuk yang familiar dan fungsi yang tak terduga. Transformasi bahan dapur menjadi objek seni olfaktori ini tidak hanya memicu rasa ingin tahu, tetapi juga menghadirkan keindahan baru dalam rutinitas harian.

Keunikan desain ini terletak pada kemampuannya menggabungkan warisan budaya Tiongkok dengan estetika modern. Setiap lilin tidak hanya menyerupai bentuk asli bumbu dapur, tetapi juga menyuguhkan aroma yang kompleks dan artistik. Lilin berbentuk jahe, misalnya, memadukan aroma floral dan buah, sementara lilin berbentuk daun bawang menawarkan kombinasi aroma kayu dan bunga. Pendekatan ini menciptakan pengalaman multisensorik yang memanjakan mata sekaligus indra penciuman.

Proses pembuatan lilin dilakukan secara manual dengan ketelitian tinggi untuk menghasilkan bentuk yang sangat mirip dengan jahe, bawang putih, dan daun bawang asli. Setiap lilin diperkaya dengan campuran minyak esensial yang dirancang khusus untuk menangkap esensi dari masing-masing bahan. Lilin jahe memiliki top notes aldehida, pir, dan lily-of-the-valley, diikuti oleh iris, mawar, dan jeruk, serta ditutup dengan musk, patchouli, dan abelmoschus. Lilin bawang putih menawarkan aroma segar dari ketumbar, lavender, dan pinus putih, dengan sentuhan pedas pala dan lada, serta dasar kayu iris, musk, dan cedarwood. Lilin daun bawang memadukan bergamot, kapulaga, dan vetiver, dengan inti sandalwood, cypress, dan abelmoschus, serta penutup musk putih, violet, dan patchouli.

Setiap lilin memiliki dimensi 124mm x 320mm x 83mm dan berat bersih 200g, dikemas dengan teknik hot stamping putih dan perak, serta menggunakan kertas khusus 300gsm dan busa mutiara untuk menjaga kualitas dan estetika. Bentuk asimetris dari setiap lilin membuat pola pembakaran yang unik, sehingga setiap kali dinyalakan, lilin ini menciptakan karya seni yang selalu berubah, menambah elemen kejutan dalam setiap pengalaman penggunaannya.

Proyek ini menghadapi tantangan besar dalam proses pembuatan cetakan, yang membutuhkan presisi tinggi agar bentuk tanaman dapat direproduksi secara alami dan hidup. Hasilnya, lilin “Feel Ordinary Life” tidak hanya menjadi objek dekoratif, tetapi juga simbol inovasi yang menghubungkan tradisi dengan teknologi modern. Produk edisi terbatas ini hanya tersedia di Tsutaya Books, OoEli, Hangzhou, dari April 2023 hingga April 2024, menambah nilai eksklusivitas bagi para kolektor dan pencinta desain.

Pengakuan atas keunggulan desain ini dibuktikan dengan diraihnya Bronze A' Giftware Design Award 2025, sebuah penghargaan yang diberikan kepada karya inovatif yang menggabungkan seni, sains, dan teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup. Lilin aromatik “Feel Ordinary Life” membuktikan bahwa keindahan dapat ditemukan dalam hal-hal sederhana, sekaligus menginspirasi cara baru dalam menikmati keseharian.


Detail dan Kredit Proyek

Desainer Proyek: Chunyang Wang
Kredit Gambar: Chunyang Wang
Anggota Tim Proyek: Chunyang Wang Qianqian Yao
Nama Proyek: Feel Ordinary Life
Klien Proyek: Yepspace


Feel Ordinary Life IMG #2
Feel Ordinary Life IMG #3
Feel Ordinary Life IMG #4
Feel Ordinary Life IMG #5
Feel Ordinary Life IMG #5

Baca Selanjutnya di Desain Cemerlang