Erbil, kota bersejarah yang terus berkembang pesat, kini menjadi saksi lahirnya Pavilion—sebuah pengembangan kawasan seluas 170 hektare yang dirancang untuk menjawab kebutuhan fasilitas modern di tengah pertumbuhan populasi dan dinamika regional. Tidak seperti banyak proyek besar lain yang cenderung eksklusif dan tertutup, Pavilion justru membuka seluruh area sosialnya untuk publik, memberikan akses luas ke zona olahraga, ruang hijau, dan pusat kebudayaan bagi seluruh warga kota. Pendekatan ini menandai pergeseran signifikan dari model komunitas berpagar yang selama ini membatasi interaksi dan inklusivitas.
Keunikan Pavilion terletak pada integrasi harmonis antara fungsi hunian, komersial, perkantoran, serta ruang sosial dan budaya yang dirancang menyesuaikan iklim lokal. Proyek ini meliputi 768 vila residensial, empat menara multifungsi, 40 gedung hunian, pusat perbelanjaan seluas 160.000 m², laguna seluas 285.000 m², dan area hijau seluas 333.000 m². Seluruh elemen tersebut dirancang untuk menciptakan lingkungan yang mendukung gaya hidup modern sekaligus memperkuat identitas lokal Erbil.
Komitmen terhadap keberlanjutan menjadi fondasi utama Pavilion. Berbagai strategi ramah lingkungan diterapkan, mulai dari penggunaan insulasi berkinerja tinggi, jendela hemat energi, hingga sistem HVAC mutakhir untuk menekan konsumsi energi. Sumber energi terbarukan seperti panel surya dan sistem geotermal digunakan untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Selain itu, sistem panen air hujan, daur ulang air abu-abu, dan irigasi efisien memastikan pengelolaan air yang bertanggung jawab.
Desain Pavilion juga mengedepankan prinsip walkability, mendorong mobilitas pejalan kaki guna menekan emisi kendaraan. Penelitian mendalam dilakukan untuk memilih material ramah lingkungan dan merancang ruang yang memadukan kenyamanan, kemewahan, serta nuansa alami. Hasilnya, Pavilion tidak hanya memperkaya ruang publik dan memperkuat interaksi sosial, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pariwisata.
Proses perancangan Pavilion menghadapi tantangan besar dalam menyatukan aspek keberlanjutan dan kenyamanan tanpa mengorbankan estetika maupun kualitas hidup. Kolaborasi lintas disiplin antara arsitek, insinyur, dan kontraktor menjadi kunci untuk memastikan konsistensi dan inovasi di setiap tahap. Keberhasilan proyek ini dibuktikan dengan diraihnya Silver A' Design Award 2025, sebuah pengakuan atas keunggulan teknis dan artistik yang dihadirkan Dome + Partners.
Pavilion menjadi simbol transformasi urban yang menempatkan manusia, alam, dan budaya dalam satu harmoni. Dengan visi yang progresif dan realisasi teknologi mutakhir, proyek ini menetapkan standar baru bagi pengembangan kawasan di Erbil dan menjadi inspirasi bagi masa depan arsitektur berkelanjutan di kawasan regional.
Desainer Proyek: Dome+Partners
Kredit Gambar: Dome+Partners
Anggota Tim Proyek: Dome + Partners
Nama Proyek: Pavilion
Klien Proyek: Rams Global