Terletak di pesisir destinasi selancar dunia Alachati, Port House karya Saffet Dikmen menampilkan konsep hunian dua lantai yang mengintegrasikan ruang dalam dan luar secara mulus. Inspirasi utama desain ini berasal dari lokasi rumah yang memukau dan kebutuhan keluarga pemiliknya. Dengan dek laut pribadi dan taman luas, rumah ini menawarkan kehidupan yang selaras dengan alam, memaksimalkan panorama Laut Aegea dan cahaya alami untuk menciptakan suasana yang menenangkan sekaligus menyenangkan.
Keunikan Port House terletak pada penggunaan warna dan tekstur yang berani, menghasilkan ruang hidup yang dinamis namun tetap elegan. Konsep open plan, langit-langit tinggi, serta jendela besar memungkinkan cahaya alami membanjiri interior, mempertegas kehangatan permukaan kayu dan furnitur ikonik yang dipilih. Integrasi antara ruang dalam dan luar memperkaya fleksibilitas rumah, menghadirkan kenyamanan dan daya tarik estetika yang sesuai dengan gaya hidup modern.
Dalam proses realisasinya, tim desain memilih kayu ek sebagai material utama untuk lantai, balok langit-langit, kabinet, dan pintu, memberikan sentuhan alami sekaligus kontemporer. Di beberapa area, kayu ek dipadukan dengan marmer, memperkuat nuansa mewah. Seluruh pengerjaan kayu dan batu dilakukan bersama pengrajin lokal, menambah nilai autentik pada hunian ini. Meski dirancang sebagai rumah musim panas, Port House telah dilengkapi infrastruktur iklim yang memungkinkan penghuni menikmati kenyamanan sepanjang tahun.
Rumah ini berdiri di atas lahan seluas dua hektare dengan dermaga dan garis pantai privat. Dengan luas bangunan 250 meter persegi yang terbagi dalam dua lantai, Port House memiliki empat kamar tidur en-suite, area ruang tamu berlangit-langit tujuh meter, ruang makan, dapur, serta area pelayanan dan laundry. Area luar ruangan dirancang senyaman ruang dalam, memungkinkan penghuni menikmati keindahan alam tanpa mengorbankan kenyamanan.
Penataan ruang dua lantai memastikan alur desain yang lancar dan memudahkan interaksi antar ruang. Lantai atas menampung tiga kamar tidur luas dengan kamar mandi dalam, terhubung melalui koridor semi-terbuka ke area ruang tamu di lantai bawah. Ruang tamu dengan galeri langit-langit ganda dan jendela besar menciptakan transisi mulus antara dalam dan luar, sementara pintu geser menghadirkan cahaya alami serta pemandangan taman dan laut ke dalam rumah.
Port House merupakan hasil riset mendalam terhadap karakter arsitektur vila dan lokasi geografisnya, serta diskusi intensif dengan pemilik rumah untuk memahami kebutuhan dan gaya hidup mereka. Tantangan utama dalam desain ini adalah mengoptimalkan pencahayaan alami dan kenyamanan ruang melalui penempatan strategis area privat dan komunal, serta penggunaan material lokal yang mencerminkan identitas budaya setempat. Keberhasilan Port House diakui dengan penghargaan Silver A' Design Award 2025, menegaskan keunggulan teknis dan artistik yang dihadirkannya.
Port House tidak hanya menjadi simbol hunian modern yang estetis dan fungsional, tetapi juga contoh nyata bagaimana desain arsitektur dapat memperkuat hubungan manusia dengan alam. Karya Saffet Dikmen ini menginspirasi tren hunian masa depan yang mengedepankan kenyamanan, keindahan, dan keberlanjutan.
Desainer Proyek: Saffet Dikmen
Kredit Gambar: All photos Ibrahim Ozbunar / 645 Studio
Anggota Tim Proyek: Saffet Dikmen
Nama Proyek: Port House
Klien Proyek: Boda Design and Architecture