Kursi Sukiya Serenity lahir dari pengamatan mendalam terhadap interaksi cahaya dan bayangan pada rumah bergaya sukiya di Jepang. Yui Kitahara, sang desainer, terinspirasi oleh cara sinar matahari senja menembus garis-garis linear fasad kayu, menciptakan permainan visual yang menonjolkan tekstur alami material. Dengan pendekatan ini, desain kursi tidak hanya memanfaatkan karakteristik kayu, tetapi juga menghadirkan nuansa ketenangan dan kehangatan khas estetika Jepang ke dalam ruang.
Keunikan utama Sukiya Serenity terletak pada molding di bawah dudukan, yang mengadopsi komposisi linear dari balok-balok kayu persegi, sebagaimana sering dijumpai pada fasad arsitektur sukiya. Ruang-ruang kecil yang sengaja diciptakan di antara bagian-bagian kayu memungkinkan cahaya menyorot dan menonjolkan warna serta tekstur alami material. Hasilnya, kursi ini tidak hanya berfungsi sebagai furnitur, tetapi juga sebagai aksen visual yang memperkaya suasana ruangan dengan sentuhan ketenangan dan terang.
Dari segi realisasi, Sukiya Serenity dirancang untuk produksi massal dengan teknik wood-turning yang efisien dan minim limbah. Semua komponen diproses secara presisi menggunakan mesin NC (Numerical Control), sementara bagian sandaran belakang dibentuk secara manual oleh pengrajin untuk menghasilkan lengkungan lembut. Struktur kursi yang didominasi garis lurus memastikan hampir tidak ada kayu yang terbuang, sejalan dengan filosofi Jepang dalam mengelola sumber daya secara bijak.
Dimensi kursi ini—lebar 500 mm, kedalaman 500 mm, dan tinggi 815 mm—dirancang untuk memberikan kenyamanan sekaligus menghadirkan nuansa wabi-sabi, yaitu keindahan dalam kesederhanaan dan ketidaksempurnaan. Sukiya Serenity menawarkan pengalaman duduk yang menenangkan, memberikan jeda dari hiruk-pikuk keseharian, serta merefleksikan DNA pertukangan kayu Jepang yang diwariskan turun-temurun dan diinterpretasikan ulang dalam bentuk modern.
Proses perancangan kursi ini melibatkan riset mendalam mengenai pemanfaatan sumber daya hutan Jepang, yang mencakup 70% wilayah negara tersebut. Dengan menekankan efisiensi produksi dan minimnya limbah, desain ini tidak hanya menonjolkan keindahan tradisional, tetapi juga mengajak masyarakat untuk lebih sadar akan keterbatasan sumber daya alam dan pentingnya inovasi berkelanjutan dalam industri furnitur.
Sukiya Serenity telah mendapat pengakuan internasional dengan meraih Silver A' Furniture Design Award 2025 dan dipamerkan di Hokkaido hingga September 2024. Kursi ini menjadi representasi keunggulan teknis, kepekaan artistik, dan komitmen terhadap keberlanjutan—sebuah karya yang mengundang kekaguman sekaligus refleksi akan pentingnya harmoni antara desain, alam, dan budaya.
Desainer Proyek: Yui Kitahara
Kredit Gambar: Main image #1: International Furniture Design Fair Asahikawa Organizing Committee, Sukiya Serenity, 2024
Optional image #1: Yui Kitahara, Sukiya Serenity, 2024
Optional image #2: Yui Kitahara, Sukiya Serenity, 2024
Optional image #3: Yui Kitahara, Sukiya Serenity, 2024
Optional image #4: Yui Kitahara, Sukiya Serenity, 2024
Anggota Tim Proyek: Yui Kitahara
Nama Proyek: Sukiya Serenity
Klien Proyek: Yui Kitahara Design Base