Hunian bukan sekadar bangunan, melainkan ruang dinamis yang merekam jejak memori dan emosi penghuninya. The Ori, hasil rancangan Zouii Design di Taiwan, menafsirkan ulang konsep rumah sebagai tempat perlindungan yang terus berevolusi. Terinspirasi dari makna ‘Ori’ dalam bahasa Ibrani yang berarti ‘cahaya’, proyek ini menempatkan cahaya sebagai elemen sentral yang membentuk suasana, menghidupkan material, dan menyesuaikan alur ruang sesuai karakter unik pemiliknya.
Keunikan The Ori terletak pada keberanian meninggalkan batasan gaya yang kaku. Alih-alih terpaku pada satu estetika, Zouii Design meramu bahasa ruang yang sarat nuansa waktu, terinspirasi kecintaan pemilik pada furnitur vintage Eropa. Sentuhan ketenangan ala Jepang dipadukan dengan kesederhanaan Skandinavia, menghasilkan atmosfer yang menggabungkan kedalaman sejarah dan keanggunan modern. Cahaya alami menjadi aktor utama: lampu gantung Jepang menyambut di pintu masuk, jendela besar membingkai Sungai Yanshuei, dan langit-langit melengkung mengarahkan cahaya ke area makan, menciptakan ritme visual yang menenangkan.
Material dipilih dengan cermat untuk menonjolkan tekstur alami dan nuansa lembut. Dinding berlapis cat mineral putih susu dengan sentuhan abu-abu menghadirkan kesan hangat dan elegan. Lantai keramik bermotif serpentin di area masuk meniru urat batu alam, memperkuat transisi yang harmonis. Elemen kayu dan motif zebra menambah kontras yang seimbang, memperkaya detail visual tanpa mengurangi kesederhanaan ruang. Semua elemen ini berpadu menciptakan harmoni antara tekstur halus dan kedalaman visual.
Dengan luas 112,3 meter persegi, hunian ini menampung tiga kamar tidur, ruang tamu, ruang makan, dan dua kamar mandi. Fleksibilitas menjadi kunci: ruang kerja diperkecil agar dapat berfungsi sebagai kamar tamu atau anak di masa depan, sementara meja makan dipindahkan ke area sosial untuk memperkuat interaksi keluarga. Dua ruang penyimpanan terpisah menggantikan kabinet tetap, memastikan kapasitas penyimpanan maksimal tanpa mengorbankan keterbukaan dan keluwesan ruang.
Interaksi penghuni dengan ruang menjadi bukti keberhasilan desain ini. Enam bulan setelah selesai, pemilik rumah telah menata ulang furnitur mengikuti arah cahaya alami dan kebutuhan harian, menciptakan suasana yang lebih personal. Desain ruang penyimpanan diapresiasi karena fleksibilitasnya yang melampaui ekspektasi, menjaga kerapian sekaligus membebaskan aliran cahaya. Transformasi ini menegaskan filosofi desain subtractive—mengurangi elemen yang tidak perlu demi menonjolkan esensi ruang dan pengalaman hidup yang puitis.
The Ori tidak hanya menonjolkan estetika, tetapi juga mengatasi tantangan teknis, seperti penyembunyian pipa dapur melalui langit-langit melengkung tanpa mengurangi tinggi ruang. Penghargaan Bronze A’ Design Award 2025 yang diraih proyek ini menjadi pengakuan atas inovasi, keahlian teknis, dan kontribusinya dalam meningkatkan kualitas hidup. The Ori membuktikan bahwa hunian dapat menjadi kanvas narasi cahaya, waktu, dan kepribadian, menginspirasi gaya hidup yang lebih harmonis dan adaptif.
Desainer Proyek: Zouii Design
Kredit Gambar: Uncolored Studio
Anggota Tim Proyek: Ching-Yi Lin, Hsien-Ming Hsu, Yi-Hong Tsai, Hsiu-Ting Hsieh
Nama Proyek: The Ori
Klien Proyek: Zouii Design