Teknologi tekstil pemanas telah berkembang pesat, namun banyak produk yang masih mengandalkan pengaturan manual dan indikator suhu yang kurang informatif. ChromaHeat AI hadir sebagai respons atas keterbatasan ini, menawarkan sistem pemanas yang tidak hanya menyesuaikan suhu secara otomatis, tetapi juga memberikan umpan balik visual secara real-time melalui perubahan warna pada kain. Inovasi ini dirancang untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan efisiensi, khususnya dalam aplikasi gaya hidup dan kesehatan.
Keunikan utama ChromaHeat AI terletak pada integrasi sistem kecerdasan buatan yang mampu mengatur suhu berdasarkan usia, gender, serta kondisi lingkungan pengguna. Dengan memanfaatkan benang termokromik, jaket ini menampilkan perubahan warna yang jelas sebagai indikator suhu, sehingga pengguna dapat memantau tingkat kehangatan secara langsung. Fitur ini tidak hanya meningkatkan aspek keamanan, tetapi juga memberikan pengalaman interaktif yang menarik dalam penggunaan sehari-hari.
Proses produksi ChromaHeat AI melibatkan perpaduan benang termokromik yang ditenun dan dibordir, serat optik polimerik, serta benang pemanas berlapis perak. Sistem ini didukung oleh model jaringan saraf tiruan (ANN) yang telah dilatih menggunakan data dari 50 subjek uji, memastikan regulasi suhu yang cerdas dan personalisasi optimal. Sensor suhu dan lingkungan terintegrasi memungkinkan jaket ini menyesuaikan kehangatan secara presisi, baik di lingkungan terang maupun gelap, dengan transisi warna dari ungu muda ke merah muda panas, serta biru ke kuning hingga merah pada suhu lebih tinggi.
Penelitian di balik ChromaHeat AI menunjukkan korelasi tinggi antara suhu yang diprediksi dan tingkat kenyamanan aktual pengguna, dengan tingkat error rata-rata hanya 5,083. Data ini menegaskan efektivitas teknologi dalam meningkatkan kenyamanan termal dan potensi besar untuk aplikasi di bidang kesehatan. Selain itu, desain jaket ini mengedepankan estetika minimalis dan sporty, menjadikannya pilihan ideal untuk penggunaan harian tanpa mengorbankan gaya.
ChromaHeat AI telah meraih penghargaan Bronze A' Wearable Technologies Design Award 2025, sebuah pengakuan atas inovasi dan kontribusinya dalam meningkatkan kualitas hidup melalui perpaduan seni, sains, desain, dan teknologi. Dengan paten yang telah diajukan di China, karya Ching Lee, Jeanne Tan, dan Jun Jong Tan ini menandai langkah maju dalam pengembangan tekstil pintar yang intuitif dan adaptif, membuka peluang baru bagi masa depan busana fungsional dan cerdas.
Dengan kemampuannya menghadirkan kenyamanan termal personal yang aman dan efisien, ChromaHeat AI menjadi contoh nyata bagaimana inovasi teknologi dapat diintegrasikan secara harmonis ke dalam gaya hidup modern, sekaligus memperkuat peran tekstil pintar dalam mendukung kesehatan dan kesejahteraan manusia.
Desainer Proyek: Ching Lee, Jeanne Tan and Jun Jong Tan
Kredit Gambar: Main Image: Photographer Henry Yeung – Heating position on the upper back of the body, 2024.
Optional Image #1: Photographer Chun Hei Lee – Integrated sensors in pocket with a small size, 2024.
Optional Image #2: Photographer Chun Hei Lee – Illuminative effect in a dark environment, 2022.
Optional Image #3: Photographer Chun Hei Lee – Jacket providing thermal comfort, 2024.
Optional Image #4: Photographer Chun Hei Lee – Minimalist and sporty design , 2024.
Anggota Tim Proyek: Ching Lee
Jeanne Tan
Jun Jong Tan
Wing Shan Yu
Hiu Ting Tang
Wing Chung Wong
Chi Yuen Hui
Shui Wing Ng
Nama Proyek: Chromaheat AI
Klien Proyek: Laboratory for Artificial Intelligence in Design (AiDLab)