Fragments lahir dari keinginan untuk menghidupkan kembali marmer yang terbuang, mengubah sisa material menjadi karya desain yang tak lekang oleh waktu. Terinspirasi oleh kemampuan alam dalam membentuk ulang material seiring waktu, koleksi ini mengikuti proses organik: setiap objek muncul dari inti objek lainnya. Pendekatan ini tidak hanya meminimalkan limbah, tetapi juga menonjolkan keindahan ketidaksempurnaan, menjadikan keberlanjutan sebagai prinsip estetika sekaligus konsep utama.
Koleksi Fragments terdiri dari vas, tempat lilin, dan meja samping yang seluruhnya diukir dari marmer bekas. Setiap objek dipahat dari inti objek lain, memastikan tidak ada material yang terbuang. Dengan mengedepankan keberlanjutan, keahlian tangan, dan estetika kontemporer, setiap karya menjadi unik, memadukan inovasi dengan kesadaran lingkungan. Proses ini menegaskan bahwa desain sirkular dapat berjalan seiring dengan kemewahan tanpa mengorbankan kualitas maupun daya tarik visual.
Teknologi realisasi Fragments menggabungkan teknik pemotongan batu canggih dengan kerajinan tradisional. Setiap bagian diekstraksi menggunakan mesin CNC presisi tinggi untuk memaksimalkan efisiensi material, kemudian dipoles dan disegel secara manual guna meningkatkan daya tahan sekaligus mempertahankan keindahan alami marmer. Metode inovatif ini memastikan produksi tanpa limbah, mengubah batu terbuang menjadi objek desain yang elegan dan berkelanjutan.
Koleksi ini menawarkan fleksibilitas dalam penataan, baik secara individual maupun sebagai satu set harmonis. Bahasa desain yang konsisten pada setiap objek menonjolkan kesinambungan visual, memperkuat pesan keberlanjutan. Dengan dimensi yang bervariasi—vas hingga 500 mm, tempat lilin hingga 400 mm, dan meja samping dengan diameter 300 mm—setiap karya menghadirkan daya tahan dan estetika abadi, sekaligus mengajak penghuni ruang untuk berinteraksi secara sadar dengan material alami.
Fragments telah meraih penghargaan Iron A' Design Award 2025 dalam kategori produk berkelanjutan, menegaskan pengakuan industri terhadap inovasi dan praktik terbaik yang diusung. Melalui riset mendalam tentang desain sirkular dan pemanfaatan teknik pemotongan CNC, Ariane Rosa membuktikan bahwa desain mewah dapat selaras dengan tanggung jawab lingkungan. Koleksi ini menjadi inspirasi bagi industri untuk lebih bijak dalam penggunaan material dan pengembangan produk berkelanjutan.
Karya Fragments menandai perubahan paradigma dalam desain dekoratif, di mana sisa material bukan lagi limbah, melainkan sumber inspirasi untuk menciptakan keindahan baru. Koleksi ini mengajak masyarakat untuk merayakan keunikan, menghargai proses, dan memilih desain yang tidak hanya indah, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Desainer Proyek: Ariane Cristina da Rosa
Kredit Gambar: Photos by Alisson Lima Morais
Anggota Tim Proyek: Ariane Cristina da Rosa
Nama Proyek: Fragments
Klien Proyek: Ariane Rosa Arquitetura e Design