Di tengah maraknya pasar digital, Made Home muncul sebagai platform web yang mengedepankan nilai komunitas, keaslian, dan keterhubungan antara pembuat dan konsumen. Dirancang oleh Eun Ji Kim, proyek ini terinspirasi dari kebutuhan akan ruang daring yang mampu mempertemukan pengrajin makanan rumahan berskala kecil dengan audiens yang lebih luas. Dengan mengadopsi pendekatan berbasis riset perilaku pengguna dan identitas merek, Made Home tidak sekadar menjadi toko daring, melainkan juga wadah perayaan kerajinan tangan dan kisah di balik setiap produk.
Keunikan Made Home terletak pada kemampuannya menggabungkan fungsi e-commerce dengan storytelling yang kuat. Platform ini menonjolkan identitas visual yang konsisten, navigasi intuitif, serta tata letak yang dikurasi untuk menampilkan setiap pengrajin secara personal. Pengalaman pengguna dirancang menyerupai suasana berjalan-jalan di pasar lokal, di mana setiap sudut menawarkan cerita dan kehangatan interaksi. Fitur rekomendasi personal dan narasi mendalam memperkuat hubungan emosional antara pembeli dan pembuat, menjadikan proses belanja sebagai pengalaman komunitas yang bermakna.
Proses perancangan Made Home melibatkan tahapan wireframing dan prototyping menggunakan Figma, sementara elemen branding, ilustrasi, dan pengolahan gambar dikembangkan melalui Adobe Illustrator dan Photoshop. Platform ini kompatibel dengan peramban terkemuka seperti Chrome, Firefox, Safari, dan Edge, memastikan aksesibilitas dan performa optimal bagi pengguna dari berbagai perangkat.
Riset mendalam menjadi fondasi utama pengembangan Made Home. Tim desain menganalisis model marketplace yang sukses, melakukan wawancara dengan pengrajin makanan lokal, serta mempelajari tren perilaku konsumen dalam belanja makanan daring. Hasil riset ini diterjemahkan ke dalam antarmuka yang menyeimbangkan fungsi dan estetika, serta mengutamakan kemudahan navigasi dan daya tarik visual. Iterasi prototipe dilakukan secara berkala untuk memastikan pengalaman pengguna yang mulus dan memikat.
Salah satu tantangan utama dalam proyek ini adalah menciptakan harmoni antara fitur e-commerce dan narasi merek. Tidak seperti marketplace konvensional, Made Home harus mampu menonjolkan produk sekaligus membangun kedekatan emosional dengan pengrajin. Melalui desain yang jelas, visual dinamis, dan layout yang terkurasi, platform ini berhasil mengangkat kisah dan karya para artisan, sekaligus memperkuat identitas komunitas kuliner lokal.
Keunggulan Made Home diakui secara internasional dengan diraihnya Iron A' Design Award pada tahun 2025 untuk kategori Website dan Web Design. Penghargaan ini menegaskan komitmen Made Home dalam menghadirkan solusi desain yang inovatif, praktis, dan berdampak positif bagi industri serta masyarakat. Dengan mengubah pengalaman belanja daring menjadi perayaan komunitas dan kerajinan, Made Home menjadi contoh nyata bagaimana desain dapat memperkuat koneksi sosial dan mendukung pertumbuhan usaha kecil di era digital.
Desainer Proyek: Eun Ji Kim
Kredit Gambar: Eun Ji Kim
Anggota Tim Proyek: Eun Ji Kim
Nama Proyek: Made Home
Klien Proyek: Eun Ji Kim