Seiring bertambahnya usia, kebutuhan akan informasi kesehatan yang akurat dan mudah dipahami semakin mendesak. Data menunjukkan bahwa 74% orang dewasa berusia 50 tahun ke atas pernah menerima informasi kesehatan yang salah, sementara 60% merasa tidak memiliki alat yang memadai untuk memverifikasi kebenaran informasi tersebut. Realitas ini seringkali menimbulkan kecemasan dan kebingungan, terutama dalam mengelola kondisi kronis, pengobatan, dan pemantauan vital harian. Coco, aplikasi asisten kesehatan berbasis AI yang dirancang oleh Zhiqi Lin dan Hanhui Li, menawarkan pendekatan baru yang menempatkan kepercayaan dan kemandirian pengguna sebagai prioritas utama.
Coco membedakan dirinya dari aplikasi kesehatan generik dengan mengintegrasikan data medis pribadi pengguna secara aman untuk memberikan saran yang spesifik, terverifikasi, dan relevan dengan kondisi kesehatan masing-masing. Fitur unggulan seperti berbagi data dengan keluarga atau dokter, wawasan berbasis fakta, serta desain antarmuka yang ramah lansia, menjadikan Coco alat yang efektif dalam mendukung pengelolaan kesehatan proaktif. Dengan demikian, Coco tidak hanya mengurangi beban informasi, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup penggunanya.
Dibangun dengan teknologi AI dan machine learning terkini, Coco mampu memberikan insight kesehatan yang dipersonalisasi secara real-time. Aplikasi ini kompatibel lintas platform, terhubung dengan perangkat wearable untuk pemantauan vital, serta menyimpan data secara aman di cloud. Proses desain yang berpusat pada pengguna, termasuk pengujian langsung bersama kelompok usia 50+, memastikan Coco tetap mudah digunakan dan dapat diakses oleh semua kalangan lansia.
Pengguna Coco dapat menikmati berbagai kemudahan seperti check-in kesehatan harian, pengingat obat, serta saran yang disesuaikan dengan riwayat kesehatan mereka. Integrasi dengan perangkat wearable memungkinkan pemantauan tekanan darah, detak jantung, dan indikator vital lainnya secara otomatis. Selain itu, pengguna dapat menyesuaikan pengaturan aplikasi agar sesuai dengan kebutuhan pribadi, menjadikan Coco sebagai pendamping kesehatan yang benar-benar personal.
Perjalanan desain Coco dimulai di Seattle pada Januari 2023 dan rampung sebagai konsep pada Februari 2024. Riset mendalam melalui survei, wawancara, dan uji coba bersama pengguna usia 50+ mengidentifikasi tantangan utama seperti kelebihan informasi dan kesulitan mengelola kondisi kronis. Hasilnya, Coco dirancang untuk menjadi solusi yang intuitif, aman, dan memberdayakan, dengan tetap mematuhi standar keamanan data dan regulasi kesehatan yang ketat.
Kehadiran Coco telah diakui secara internasional dengan penghargaan Silver A' Design Award 2025 untuk kategori Digital Product Design. Penghargaan ini menegaskan keunggulan Coco dalam memadukan inovasi teknologi dengan sentuhan desain yang humanis. Dengan fitur-fitur yang terus dikembangkan dan komitmen terhadap aksesibilitas, Coco membuka jalan bagi lansia untuk menikmati masa pensiun yang lebih sehat, mandiri, dan bermakna.
Desainer Proyek: Zhiqi Lin and Hanhui Li
Kredit Gambar: PDF Image source
Image #1: Photographer (Photographer) ELEVATE, “Three People Drinking Beer and Having Fun,” 2018.
Video Credit source
Video #1: Videographer (Videographer) Pressmaster, An Elderly Couple Jogging on the Sidewalk, n.d.
Video #2: Videographer (Videographer) Kampus Production, Elderly Couple on a Video Call, n.d.
Anggota Tim Proyek: Designer: Hanhui Li
Designer: Zhiqi Lin
Nama Proyek: Coco
Klien Proyek: Zhiqi Lin and Hanhui Li