Hunian ini lahir dari keinginan klien yang baru kembali dari luar negeri untuk membangun awal baru yang berakar pada identitas pribadi. Inspirasi utama datang dari pemilihan marmer berwarna gelap dengan kilau metalik, menghadirkan pola dramatis bak lukisan yang menjadi pusat narasi ruang. Pilihan material ini tidak hanya memperkuat karakter visual, tetapi juga menyatukan emosi, fungsi, dan lanskap sekitar dalam satu pengalaman spasial yang harmonis.
Transformasi hunian lama yang terbengkalai menjadi tempat tinggal modern ini menonjolkan koneksi dengan alam melalui jendela setinggi langit-langit yang membingkai pemandangan sungai dan hutan. Pulau marmer di tengah ruang utama berfungsi layaknya karya seni, menjadi titik fokus yang mengikat seluruh area. Sistem pintar dan struktur tersembunyi memastikan operasional rumah berjalan mulus, sementara penyimpanan dengan pencahayaan khusus serta integrasi material presisi mengangkat kualitas interior ke level butik.
Proses realisasi desain menuntut ketelitian tinggi, mulai dari pemilihan marmer yang diuji hingga enam kali untuk mendapatkan keselarasan urat batu terbaik, hingga rekayasa pintu masuk bermotor sepanjang 150 cm yang menggabungkan kekuatan dan kelancaran gerak. Material seperti baja tahan karat, kaca low iron, dan logam brush dipilih untuk ketahanan dan tekstur, sementara sistem pintar terintegrasi mengatur pencahayaan, iklim, dan suara secara sinkron untuk menciptakan atmosfer yang selalu optimal.
Spesifikasi teknis hunian seluas 165 meter persegi ini meliputi tiga kamar tidur, dua area keluarga, dan dapur dengan lapisan mewah dari logam, kaca, serta merek premium. Kabinet kamar mandi berbahan baja tahan karat menawarkan ketahanan, resistensi kelembapan, dan dapat didaur ulang, mendukung prinsip ekonomi sirkular. Kayu bersertifikat ramah lingkungan mengurangi emisi formaldehida demi kesehatan penghuni. Sistem pintar mengelola pencahayaan dan pendingin udara untuk efisiensi energi, sementara kabinet display kaca dengan bingkai baja tahan karat buram dan pencahayaan tersembunyi memperkuat estetika sekaligus fungsi.
Setiap sudut rumah dirancang untuk interaksi yang intuitif. Suite utama menampilkan jendela besar yang mengundang panorama alam, dengan bay window empuk sebagai tempat bersantai. Pintu tersembunyi mengarah ke ruang ganti bergaya butik, memadukan panel kaca dan nuansa hangat untuk menampilkan koleksi pribadi secara elegan. Koridor menjadi elemen fitur dengan kabinet gelap dan rak bercahaya, di mana cahaya menelusuri urat material, menyatukan fungsi dan keindahan dalam rutinitas harian.
Veins of Stone tidak hanya menandai pencapaian desain hunian mewah, tetapi juga menjadi referensi baru dalam integrasi material presisi, teknologi, dan keberlanjutan. Penghargaan Silver A' Design Award 2025 yang diraih menegaskan keunggulan teknis dan artistik proyek ini, serta kontribusinya dalam mendorong standar industri menuju masa depan hunian yang lebih cerdas, sehat, dan penuh inspirasi.
Desainer Proyek: Shan Chin Lee
Kredit Gambar: Puchen Interior Design Co., Ltd.
Anggota Tim Proyek: Shan Chin Lee
Nama Proyek: Veins of Stone
Klien Proyek: PU Zhen Interior Design