Kolaborasi lintas budaya antara Tiongkok dan Jepang telah lama menjadi sumber inspirasi dalam dunia seni dan desain. Kweichow Moutai, sebagai bagian dari seri minuman budaya yang memasuki pasar Jepang, memanfaatkan kekayaan sejarah Dinasti Tang untuk menciptakan kemasan yang bukan hanya fungsional, tetapi juga sarat makna. Dengan menggabungkan elemen-elemen estetika dari kedua negara, desain ini menegaskan pentingnya pertukaran budaya dalam memperkaya pengalaman gaya hidup modern.
Salah satu keunikan utama dari kemasan ini terletak pada penggunaan kaligrafi yang diambil dari puisi Pangeran Nagaya, seorang penyair Jepang pada masa Dinasti Tang. Kalimat “Lands apart, yet sharing the same sky” yang tertera pada kemasan, pernah digunakan dalam bantuan kemanusiaan Jepang untuk Wuhan, menjadi simbol persahabatan dan solidaritas lintas zaman. Pilihan ini memperkuat narasi sejarah pertukaran budaya yang telah berlangsung selama berabad-abad antara kedua bangsa.
Bentuk botol Kweichow Moutai terinspirasi dari botol klasik Moutai, namun diperkaya dengan karakteristik dan warna khas porselen Ru Kiln yang elegan. Porselen ini, yang berasal dari Dinasti Tang dan mencapai puncak kejayaannya pada masa Dinasti Song, dikenal sebagai salah satu dari lima kiln ternama Tiongkok. Sentuhan ini tidak hanya menambah nilai estetika, tetapi juga menghubungkan produk dengan warisan seni keramik yang diakui secara internasional.
Proses perancangan kemasan ini melibatkan riset mendalam terhadap simbol dan elemen representatif dari kedua budaya. Tim desain, dipimpin oleh Yi Huang dan Pei Luo, berhasil mengintegrasikan aspek hukum, regulasi, serta preferensi estetika konsumen Jepang dan Tiongkok. Hasilnya adalah produk yang tidak hanya memenuhi standar fungsional, tetapi juga menjadi medium pertukaran budaya yang efektif.
Kweichow Moutai telah mendapatkan pengakuan internasional dengan meraih Golden A' Packaging Design Award 2025, sebuah penghargaan bergengsi yang menyoroti inovasi, keunggulan, dan dampak positif desain terhadap dunia. Penghargaan ini menegaskan posisi Kweichow Moutai sebagai pionir dalam menggabungkan seni, sejarah, dan teknologi dalam satu kemasan yang memikat.
Desain Kweichow Moutai membuktikan bahwa kemasan bukan sekadar pelindung produk, melainkan juga jembatan budaya yang mampu menyatukan nilai-nilai estetika dan sejarah dua bangsa. Inovasi ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak kolaborasi lintas budaya dalam dunia desain dan gaya hidup global.
Desainer Proyek: Heijie He
Kredit Gambar: Moutai Industrial Design Center
Anggota Tim Proyek: Design Director [Yi Huang]
Creative Director [Pei Luo]
Nama Proyek: Kweichow Moutai
Klien Proyek: Moutai Industrial Design Center