Terinspirasi oleh arsip botani abad ke-19, Menhao Tea menghadirkan sistem evaluasi teh yang mengedepankan presisi ilmiah. Alih-alih deskripsi rasa yang ambigu seperti “manis lembut”, sistem ini memanfaatkan skala kromatik, indikator rasa terkuantifikasi, dan kode ketertelusuran asal. Pendekatan ini membangun kerangka pengambilan keputusan yang dapat diverifikasi, sehingga pemilihan teh Menhao menjadi lebih objektif dan transparan.
Keunikan utama desain ini terletak pada visualisasi proses budidaya teh melalui pohon filogenetik biologis. Enam kategori utama teh dipetakan dengan koordinat terroir, linimasa evolusi kerajinan, dan matriks rasa. Kotak arsip menggunakan kertas kraft yang dapat dicuci untuk daya tahan jangka panjang, menciptakan nuansa akademik yang kuat di lingkungan studi. Setiap kapsul di dalamnya memuat detail geo-koordinat, usia pohon, dan parameter proses, semuanya terhubung ke basis data kualitas yang dapat ditelusuri, memungkinkan seleksi teh berbasis data.
Teknologi realisasi desain ini mengandalkan sistem penutup dengan tali katun dan kertas kraft yang dapat dicuci, mendukung siklus penggunaan berkelanjutan. Motif cabang teh dicetak dengan teknik hot foil stamping berwarna emas perunggu sebagai penanda visual, dipadukan dengan indikator parameter berlapis foil perak dan stiker taktil yang mempertegas hierarki visual. Sistem ini menciptakan pengalaman hadiah berkelas arsip, menyeimbangkan ketelitian akademis dan estetika modern.
Setiap kotak Menhao Tea berisi 66 sachet pra-ukur (3,6g/sachet) yang dikalibrasi secara ilmiah untuk pot teh khusus, memastikan kekuatan seduhan optimal dalam satu kali penyeduhan. Sistem penutup tali katun menghadirkan ritual pengambilan dokumen yang taktil setiap kali membuka kemasan, memperkuat narasi material yang menghubungkan riset teh historis dengan konsumsi kontemporer.
Riset di balik desain ini bertujuan membangun model pengambilan keputusan konsumsi teh berbasis ilmiah melalui dua pendekatan: translasi semiotik visual dan pengujian siklus hidup material. Teknik warisan budaya yang sebelumnya tak terukur kini diubah menjadi parameter kerajinan yang terukur, mendemistifikasi budaya teh sekaligus memperkenalkan paradigma arsip baru untuk produk konsumen. Tantangan terbesar terletak pada integrasi elemen arsip dan material warisan, menggeser budaya teh Menhao dari tradisi ambigu menuju tolok ukur kualitas yang terukur.
Menhao Tea dari Chushan Design, yang meraih Golden A' Packaging Design Award 2025, membuktikan bahwa inovasi desain dapat mengangkat pengalaman konsumsi teh ke tingkat yang lebih ilmiah, estetis, dan bermakna. Pendekatan ini tidak hanya memperkaya budaya teh, tetapi juga menetapkan standar baru bagi desain kemasan produk gaya hidup masa depan.
Desainer Proyek: menghao Zeng
Kredit Gambar: Image : Photographer Wang yue, Menhao Tea , 2024.
Anggota Tim Proyek: Yin Peng
Li Linlin
Nama Proyek: Menhao Tea
Klien Proyek: Shenzhen Chushan Design Culture Group Co., Ltd.