Dunia seni kontemporer sering kali terasa eksklusif, terutama bagi seniman muda yang ingin memperkenalkan karya mereka dan kolektor baru yang ingin mulai berinvestasi dalam seni. Banyak platform digital saat ini lebih memprioritaskan seniman mapan dan kolektor berpengalaman, sehingga seniman pemula harus bersaing di ruang sosial media yang padat seperti Instagram. ArtLoom, aplikasi mobile rancangan Tianyi Qi, menawarkan pendekatan baru yang lebih ramah dan mudah diakses bagi kedua belah pihak.
ArtLoom mengadopsi inspirasi dari media sosial dan aplikasi pencarian jodoh untuk menciptakan pengalaman yang intuitif. Kolektor dapat menjelajah karya seni seperti sedang menelusuri feed media sosial, sementara seniman mendapatkan ruang khusus untuk menampilkan portofolio mereka. Fitur “profil seniman” memungkinkan setiap seniman membagikan kisah dan inspirasi di balik karya mereka, sehingga kolektor dapat memahami lebih dalam makna setiap karya yang mereka temukan.
Teknologi yang digunakan dalam pengembangan ArtLoom meliputi framework lintas platform untuk tampilan depan, sistem basis data dan cloud storage untuk menyimpan karya seni, serta pemrosesan gambar agar setiap karya tampil optimal. Selain itu, aplikasi ini dilengkapi asisten chat berbasis AI yang memudahkan komunikasi antara kolektor dan seniman, menghilangkan hambatan komunikasi yang sering terjadi di platform lain.
Riset mendalam menjadi fondasi utama pengembangan ArtLoom. Melalui survei digital, tim pengembang mengidentifikasi tantangan utama yang dihadapi seniman muda, seperti kesulitan menemukan kolektor, menentukan harga, dan mempromosikan karya secara efektif. Di sisi lain, kolektor baru sering merasa bingung memilih karya dan memahami cerita di baliknya. Temuan ini membentuk fitur-fitur utama ArtLoom yang berfokus pada kemudahan akses, transparansi, dan pengalaman pengguna yang menyenangkan.
Keunikan ArtLoom terletak pada kemampuannya menciptakan galeri virtual yang imersif dan personal. Setiap pengguna mendapatkan kurasi harian berdasarkan preferensi dan kebiasaan browsing mereka, menjadikan proses menemukan karya seni baru terasa alami dan menyenangkan. Pengalaman ini diharapkan dapat membuka jalan bagi lebih banyak seniman muda untuk dikenal dan diapresiasi, sekaligus memperluas komunitas kolektor seni di era digital.
Keberhasilan ArtLoom diakui secara internasional dengan diraihnya Bronze A' Mobile Technologies, Applications and Software Design Award 2025. Penghargaan ini menegaskan kontribusi ArtLoom dalam memperkaya ekosistem seni melalui inovasi teknologi, sekaligus meningkatkan kualitas hidup dengan mempererat hubungan antara seniman dan penikmat seni di seluruh dunia.
Desainer Proyek: Tianyi Qi
Kredit Gambar: Image #1-5: Tianyi Qi
Anggota Tim Proyek: Tianyi Qi
Nama Proyek: Artloom
Klien Proyek: Tianyi Qi