Reefit lahir dari pengamatan mendalam terhadap struktur terumbu karang, khususnya dualitas antara kerangka keras dan polip lembut yang menyelimutinya. Desain ini meniru arsitektur alami tersebut, menghadirkan perlindungan sekaligus adaptabilitas bagi penggunanya. Dengan mengadopsi sifat regeneratif terumbu karang, Pear and Mulberry menghadirkan visi alas kaki yang tidak hanya fungsional, tetapi juga mampu berkontribusi pada pelestarian lingkungan laut.
Keunikan utama Reefit terletak pada perpaduan desain generatif dan sains material bio-integratif. Sepatu ini menggunakan pemodelan parametrik dan teknologi cetak 3D dengan material biodegradable, menghasilkan struktur berlapis yang menggabungkan kerangka pendukung layaknya tulang karang dan lapisan lembut menyerupai jaringan polip. Selain menawarkan pengalaman haptik yang unik, Reefit dirancang agar dapat didaur ulang menjadi terumbu buatan setelah masa pakainya habis, sehingga mendukung pertumbuhan ekosistem laut baru.
Proses realisasi Reefit melibatkan alur kerja desain generatif, simulasi biomimetik, serta penggunaan bio-komposit hasil cetak 3D dan polimer biodegradable berbasis miselium. Komposisi materialnya mencakup bioplastik dari rumput laut, struktur kisi berinfusi kalsium, dan komposit jamur, memastikan siklus hidup produk yang benar-benar regeneratif. Optimalisasi bentuk melalui simulasi dinamika fluida dan topologi juga meningkatkan sinergi lingkungan ketika sepatu ini difungsikan sebagai terumbu buatan.
Secara teknis, Reefit menawarkan fleksibilitas melalui komposisi kisi yang adaptif, material miselium biodegradable, serta algoritma generatif untuk penyesuaian ukuran. Struktur sepatu ini secara dinamis menyesuaikan dengan bentuk kaki, memberikan kenyamanan ergonomis. Materialnya juga berevolusi seiring waktu, mempercepat proses biodegradasi setelah digunakan. Ketika tidak lagi dipakai, sepatu ini dapat ditempatkan di laut sebagai substrat penempelan karang, memperkaya keanekaragaman hayati bawah laut.
Pengembangan Reefit melibatkan riset lintas disiplin antara desain komputasional, biomaterial, dan ekologi laut. Analisis pola pertumbuhan karang digunakan untuk merancang struktur sepatu yang dinamis dan adaptif. Pengujian material biofabrikasi memastikan ketahanan dan integrasi dengan lingkungan laut. Kolaborasi dengan ilmuwan material, ahli biologi laut, dan desainer algoritmik menjadi kunci dalam mewujudkan alas kaki yang tidak hanya estetis, tetapi juga fungsional bagi ekosistem.
Reefit telah mengatasi berbagai tantangan, mulai dari menjaga keseimbangan antara estetika organik dan kekuatan struktural, hingga memastikan manufakturabilitas tanpa mengorbankan bahasa desain avant-garde. Kompleksitas pengembangan material biodegradable yang tetap tahan lama membutuhkan prototipe dan simulasi berulang. Kolaborasi erat antara teknolog mode dan pakar konservasi laut menghasilkan inovasi yang mendefinisikan ulang sepatu sebagai artefak biologis yang mampu mengekspresikan diri sekaligus memulihkan lingkungan.
Dengan penghargaan Silver A' Design Award 2025, Reefit menegaskan posisinya sebagai pionir di ranah desain generatif dan mode berkelanjutan. Proyek ini membuktikan bahwa fashion dapat menjadi agen regeneratif, mengubah limbah menjadi solusi ekologis, dan mempererat hubungan antara manusia, teknologi, dan alam.
Desainer Proyek: PEAR & MULBERRY
Kredit Gambar: PEAR & MULBERRY
Anggota Tim Proyek: PEAR & MULBERRY
Nama Proyek: Reefit
Klien Proyek: Pear and Mulberry