Pembelajaran sejarah sering kali dianggap membosankan dan penuh hafalan, sehingga banyak pelajar merasa kesulitan untuk memahami dan mengingat peristiwa serta tokoh penting. History Addict hadir sebagai solusi inovatif dengan mengubah proses belajar sejarah menjadi pengalaman yang interaktif dan menyenangkan. Melalui riset mendalam, Xi Pang menemukan bahwa alat bantu seperti pohon keluarga dan kartu kilat dapat meningkatkan daya ingat pengguna. Dengan mengintegrasikan alat-alat ini ke dalam desain gamifikasi, aplikasi ini berhasil menciptakan suasana belajar yang lebih menarik.
Keunikan utama History Addict terletak pada kemampuannya menggabungkan data analytics dan algoritma kecerdasan buatan untuk merekomendasikan materi sejarah sesuai minat pengguna. Fitur unggulan lainnya adalah modul kuis interaktif yang mengadopsi metode pembelajaran yang direkomendasikan sejarawan, diubah menjadi teka-teki yang menantang dan menyenangkan. Dengan demikian, pengguna dapat memperkuat pemahaman mereka melalui kuis yang terasa seperti permainan, bukan sekadar ujian tradisional.
Proses perancangan History Addict mengikuti prinsip desain berpusat pada manusia. Mulai dari riset pengguna, analisis pesaing, hingga pembuatan prototipe awal, setiap tahap dilakukan secara sistematis untuk memastikan aplikasi benar-benar menjawab kebutuhan pengguna. Pengembangan aplikasi ini melibatkan survei terhadap lebih dari 50 pelajar sejarah dari berbagai kelompok usia, menghasilkan wawasan mendalam tentang preferensi dan tantangan yang mereka hadapi dalam belajar sejarah.
Dari sisi teknologi, History Addict memanfaatkan machine learning untuk menganalisis perilaku pengguna—seperti riwayat pencarian, penelusuran, dan aktivitas belajar—sehingga dapat merekomendasikan topik yang relevan dan segar. Fitur interaksi yang intuitif, seperti menekan dan menahan teks untuk menyalin, menyorot, atau membagikan, serta berbagai cara menjawab kuis, semakin memperkaya pengalaman pengguna dan mendorong keterlibatan aktif.
Pengembangan History Addict berlangsung lintas benua, dimulai di Shanghai pada 2019, diperbarui di Edinburgh pada 2021, dan disempurnakan di California pada 2024. Proyek ini telah meraih penghargaan Bronze A' Design Award 2025 dalam kategori Education, Teaching Aid and Training Content Design, menegaskan kontribusinya dalam meningkatkan kualitas hidup melalui inovasi desain dan teknologi.
Dengan menggabungkan gamifikasi, teknologi canggih, dan pendekatan emosional, History Addict membuktikan bahwa belajar sejarah dapat menjadi aktivitas yang menghibur dan bermakna. Aplikasi ini membuka peluang baru bagi generasi muda untuk lebih menghargai dan memahami sejarah, sekaligus memperkaya pengalaman belajar di era digital.
Desainer Proyek: Xi Pang
Kredit Gambar: Image #1: Photographer Daniel Tseng, Photo of Kyoto, 2017.
Image #2: Creator Katsushika Hokusai, The Great Wave off Kanagawa, 1831.
Image #3: Photographer Daisy Chen, Photo of Kyoto, 2020.
Image #4: Photographer Ryunosuke Kikuno, Photo of Samurai, 2020.
Image #4: Photographer Susann Schuster, Photo of Kabuki, 2021.
Image #5: Illustrator Storyset, Grades Concept Illustration, 2021.
Anggota Tim Proyek: Xi Pang
Nama Proyek: History Addict
Klien Proyek: X Design Studio