Dalam beberapa tahun terakhir, wisata medis menjadi tren global yang terus berkembang, terutama di negara-negara seperti Turki dan Uni Emirat Arab. Namun, proses pencarian dan pemesanan layanan medis di luar negeri kerap kali menimbulkan kecemasan, kebingungan, dan ketidakpastian bagi pasien internasional. Menyadari tantangan ini, Kush Kaveh merancang Artemis Clinics, sebuah aplikasi mobile yang secara khusus didedikasikan untuk menyederhanakan dan mengamankan perjalanan medis lintas negara.
Artemis Clinics membedakan diri dari aplikasi sejenis dengan menggabungkan daftar dokter terverifikasi, konsultasi berbasis AI, perencana perjalanan pintar, chat langsung, serta lini masa yang dipersonalisasi. Integrasi fitur-fitur ini menghadirkan pengalaman yang mulus dan terpercaya, menempatkan kebutuhan pasien sebagai prioritas utama. Menurut riset internal, kejelasan informasi, kepercayaan, dan kemudahan navigasi menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kepercayaan dan konversi pasien.
Dari sisi teknologi, Artemis Clinics dikembangkan dengan metodologi riset UX, prototipe Figma, dan perangkat Adobe. Fitur AI-nya didukung oleh integrasi API OpenAI, memastikan konsultasi yang responsif dan akurat. Antarmuka mobile-first dirancang untuk iOS dan Android, dengan standar UI yang inklusif dan dukungan multibahasa, memungkinkan aksesibilitas bagi pasien dari berbagai latar belakang.
Pengalaman pengguna dimulai dengan pencarian klinik atau perawatan melalui filter pintar. Pasien dapat menelusuri profil dokter terverifikasi, berkonsultasi melalui chat atau AI, serta memesan janji temu dengan panduan langkah demi langkah. Artemis secara otomatis membangun itinerary dinamis, mengirim pengingat, dan memfasilitasi komunikasi langsung, memberikan rasa aman dan kemudahan sepanjang perjalanan medis.
Proyek ini dimulai pada April 2024 di Izmir, Turki, dengan riset kualitatif yang melibatkan pasien dari Eropa, Amerika Utara, dan Australia. Tantangan utama yang dihadapi adalah menerjemahkan kompleksitas perjalanan medis internasional ke dalam pengalaman digital yang intuitif dan menenangkan. Tim desain berhasil mengatasi hambatan hukum, budaya, dan emosional, serta mengintegrasikan AI secara humanis, sehingga aplikasi ini meraih penghargaan Bronze A' Design Award 2025 untuk kategori Mobile Technologies, Applications and Software Design.
Artemis Clinics membuktikan bahwa inovasi di bidang desain dan teknologi dapat meningkatkan kualitas hidup, memberikan solusi nyata bagi pasien global, dan menjadikan proses wisata medis lebih transparan, efisien, dan manusiawi. Dengan peluncuran yang direncanakan pada 2025, aplikasi ini diharapkan menjadi standar baru dalam ekosistem wisata medis internasional.
Desainer Proyek: Kush Kaveh
Kredit Gambar: Image #1: Illustrator / UX Designer Kush Kaveh, Artemis App Screens, 2025.
Image #2: Illustrator / UX Designer Kush Kaveh, Artemis Doctor Profile View, 2025.
Image #3: Illustrator / UX Designer Kush Kaveh, Artemis Booking Flow, 2025.
Image #4: Illustrator / UX Designer Kush Kaveh, Artemis Chat Interface, 2025.
Image #5: Illustrator / UX Designer Kush Kaveh, Artemis Itinerary Planner, 2025.
Anggota Tim Proyek: Kush Kaveh
Nama Proyek: Artemis Clinics
Klien Proyek: Artemis Clinics